Pandemi Corona, Sejumlah Jalan Protokol di Bandung Ditutup Sementara

Wisma Putra - detikNews
Minggu, 29 Mar 2020 11:16 WIB
Jalan di Bandung ditutup
Foto: Sejumlah jalan di Bandung ditutup (Istimewa).
Bandung -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Polrestabes Bandung menutup sejumlah ruas jalan demi mengurangi kerumunan massa. Selain itu, penutupan jalan dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, Minggu (29/3/2020), penutupan jalan ini dilakukan di ruas jalan yang kerap terjadi keramaian dan kerumunan massa.

"Iya benar, ada penutupan. Dishub Kota Bandung bekerjasama dengan Satlantas Polrestabes Bandung," kata Kadishub Kota Bandung Ricky Gustiadi via sambungan telepon.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan ketertiban Transportasi Dishub Kota Bandung Asep Kuswara menuturkan, penutupan jalan ini dilakukan di sejumlah titik yang ada di Kota Bandung.

"Penutupan dilakukan di Jalan Asia Afrika, Braga Pendek, Braga Panjang, ABC, Naripan atau seputaran Alun-alun Bandung," kata Asep via pesan singkat.

Tak hanya di kawasan itu, penutupan jalan juga dilakukan di titik lainnya. "Jalan Perempatan Merdeka, Riau, Dago (Jalan Ir H Djuanda), Jalan BEC-Purnawarman dan Jalan depan Gedung Sate, Cilamaya dan Sentot," ujarnya.

Dia menambahkan, penutupan jalan ini tidak dilakukan sepanjang hari. Namun dilakukan pengaturan waktu. Selain itu rencananya buka tutup jalan ini akan dilakukan hingga 9 April 2020 mendatang.

"Penutupan dilakukan, dari Pukul 09.00-15.00 WIB, buka kembali dan ditutup kembali pada Pulul 18.00-21.00 WIB dan buka kembali," pungkasnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur mengimbau, kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah. "Dalam rangka mensukseskan kegiatan tersebut dilakukan penutupan sementara. Sistem nya buka tutup. Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami, untuk mengurangi penyebab virus Corona yang saat ini sedang merebak," kata Bayu.

Ia berharap, dengan upaya yang dilakukan bisa mengurangi penyebaran virus Corona. "Kami mohon dukungan dan kerjasama masyarakat, agar tetap di rumah. Ingat, tetap tinggal di rumah," pungkasnya.

(wip/mso)