Cegah Corona, KPU Pangandaran Tunda Tahapan Pilbup

Faizal Amiruddin - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 17:06 WIB
Ketua KPU Pangandaran Muhtadin
Ketua KPU Pangandaran Muhtadin (Foto: Faizal Amiruddin/detikcom)
Pangandaran -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran memutuskan untuk menunda tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran Tahun 2020. Langkah itu tertuang dalam Keputusan KPU Pangandaran No.23/PL.03-kpt/3218/kab/III/2020 tentang Penetapan Penundaan Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran Tahun 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus Corona.

"Penetapan keputusan penundaan tahapan pilkada itu, berlaku mulai Minggu (22/3) hingga batas waktu yang belum ditentukan, dan menunggu arahan KPU Provinsi dan KPU RI," kata Ketua KPU Pangandaran Muhtadin, Senin (23/3/2020).

Menurutnya, penetapan penundaan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona itu meliputi sejumlah tahapan. Yaitu tahapan pelantikan panitia pemungutan suara (PPS) dan masa kerja PPS, verifikasi faktual syarat dukungan calon perseorangan, tahapan pembentukan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan pelaksanaan pencocokan dan penelitian data pemilih serta pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

KPU Kabupaten Pangandaran tetap melaksanakan pelantikan anggota terpilih panitia pemungutan suara (PPS) persiapan Pilkada 2020 pada Minggu (22/3/2020). "Mengapa kemarin kami melantik PPS karrna sesuai SE KPU RI Nomor 8 Tahun 2020 bahwa bagi KPUD yang telah siap melaksanakan pelantikan bisa dilanjutkan setelah berkoordinasi dengan pihak berwenang," ujar Muhtadin.

Menurut Muhtadin, keputusan tersebut ditetapkan setelah melakukan konsultasi dengan KPU Jawa Barat, dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, Desk Pilkada, Bawaslu Pangandaran dan TNI POLRI. "Anggota terpilih PPS untuk Pilkada Pangandaran sebanyak 279 orang yang dilantik pada Minggu kemarin, setelah berkoordinasi dengan Pemerintah, Desk Pilkada, Bawaslu dan TNI POLRI maka PPS tetap dilaksanakan pelantikan," ucap Muhtadin.

(bbn/bbn)