Harga Gula Belum Stabil, Ridwan Kamil: Belanjalah Sewajarnya

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 18 Mar 2020 12:44 WIB
Ridwan Kamil mengecek harga sembako di Pasar Sederhana Bandung
Ridwan Kamil (Foto: Dokumentasi Humas Pemprov Jabar)
Bandung -

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengimbau agar warga tak melakukan panic buying atau cemas hingga membeli barang tanpa kendali di tengah wabah Covid-19.

"Jadi kepada warga Jabar jangan panic buying, dalam situasi wabah corona ini normal saja. Karena kita punya sistem untuk memastikan suplai barang sembako itu lancar dan aman," ujar Ridwan saat melakukan sidak ke Pasar Sederhana, Kota Bandung, Rabu (18/3/2020).

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, ketersediaan barang di Bulog masih cukup, sehingga tak perlu membeli barang di luar batas wajar. "Mudah-mudahan ini bisa dipahami belanjalah sewajarnya, secukupnya sehingga tidak ada suplay demand yang terganggu," katanya.

Dalam sidak itu, Emil juga mengecek gula pasir yang harganya masih berada di angka Rp 17 ribu per kilogram. Ia berharap secepatnya harga pasir bisa kembali turun.

"Ini juga barangnya sudah ada, karena kemarin kita impornya lancar," tuturnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar M Arifin Soendjayana mengatakan, belum stabilnya harga gula putih dikarenakan distributor atau importir belum memiliki suplai baru.

"Mudah-mudahan dengan adanya izin impor gula kristal baru ini, minggu ketiga Maret mudah-mudahan bisa kembali normal ke angka Rp 12 ribu - Rp 13 ribu," kata Arifin.

Sementara itu untuk kebutuhan pokok lainnya seperti telur, harganya masih fluktuatif menjelang bulan Ramadhan . "Kita akan cek lagi kebutuhan ini, kan hampir 40-50 persen telur dari luar (Jabar), ini dari Blitar, tapi itu masuk dulu ke Semarang baru ke Bandung," katanya.

(yum/mud)