Jabar Hari Ini: Ridwan Kamil Negatif Corona-Pasien Isolasi Meninggal

Tim detikcom - detikNews
Senin, 16 Mar 2020 20:07 WIB
Ridwan Kamil
Ridwan Kamil (Foto: Yudha Maulana)
Bandung -

Berbagai peristiwa terjadi di Jawa Barat, hari ini, Senin (16/3/2020), dari mulai upaya berbagai daerah di Jawa Barat mengatasi penyebaran virus corona (Covid-19), sampai warga Garut positif corona.

Pencegahan Daerah Atasi Pandemi Corona

Dua petugas mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah kantor pelayanan publik Kota Cimahi. Beberapa sasaran penyemprotan untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona (Covid-19) di antaranya Gedung Cimahi Technopark, Kantor Kecamatan Cimahi Selatan, Puskesmas Cimahi Selatan, dan Kecamatan Cimahi Utara.

"Kita melakukan salah satu langkah antisipasi yang paling sederhana. Sementara ini baru fasilitas pelayanan publik, tapi sudah saya perintahkan juga ke camat, setelah fasilitas perkantoran nanti lakukan penyemprotan di permukiman," ujar Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna, Minggu (15/3).

Selain penyemprotan, upaya lainnya yakni menyediakan hand sanitizer di tiap ruang kerja, meningkatkan kebersihan kantor, hingga pembuatan Posko Tanggap Darurat Corona Virus.

"Untuk hand sanitizer kita pastikan ada di semua pelayanan publik. Yang penting tidak ada kontak langsung. Masyarakat juga bisa menghubungi layanan cepat tanggap di 119 yang siaga 24 jam," ucapnya.

Di Kota Cimahi, sekolah Bru diliburkan, Selasa (17/3/2020) besok. Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Hendra Gunawan mengatakan keputusan meliburkan siswa SD, SMP, serta SMA di Kota Cimahi pada hari Selasa dengan pertimbangan pengarahan pada orang tua dan guru.

"Jadi hari ini hanya upacara saja dan ada sedikit pengarahan, orang tua jangan ajak anak jalan-jalan selama di rumah. Kan ini pencegahan. Anak-anak diberi tugas sekolah dan orangtua memberi laporan soal kesehatan anak lewat group WhatsApp," terangnya.

Pihaknya tak mempermasalahkan jika sudah ada sekolah yang meliburkan siswanya sejak Senin. Selain itu, pihaknya juga mengantisipasi pergeseran waktu Penilaian Tengah Semester (PTS) yang bakal dihadapi para siswa SD-SMP.

"Yang sudah libur, silakan lanjutkan. Tapi jangan lupa soal tugas untuk di rumah. Soal PTS atau ulangan di SD-SMP, nanti akan dirapatkan. Untuk SMA-SMK mau UNBK, kewenangannya Provinsi Jabar," ujarnya.

Pemerintah menyarankan bekerja di rumah hingga meliburkan sekolah di tengah virus Corona pandemik. Namun, aktivitas sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung tetap berlangsung.

"Sampai dengan hari ini kami belum mendapat arahan dari pimpinan mengenai sidang ditunda. Tapi sementara ini, menurut sekretaris MA (Mahkamah Agung), pelayanan publik tetap berjalan," ucap Humas Pengadilan Negeri (PN) Bandung Wasdi Permana kepada detikcom.

Menurut Wasdi, persidangan tak bisa dilakukan penundaan. Sebab, kata dia, persidangan dengan perkara pidana terbentur masalah waktu penahanan.

"Menurut saya (kalau sidang ditunda) kemungkinan tidak bisa. Terutama perkara pidana. Kami dikejar waktu penahanannya," tuturnya.

Sementara untuk sidang perdata, sambung Wasdi, bisa dilakukan melalui online. PN Bandung sendiri sudah menerapkan sistem persidangan online berupa e-court.

"Kalau sidang perdata yang baru tahap jawab menjawab, mungkin bisa melalui e-court," kata Wasdi.

Proses pelayanan publik di Polrestabes Bandung tetap berjalan di tengah mewabahnya virus Corona. Pelayanan SIM hingga SKCK masih berjalan.
Berdasarkan pantauan detikcom di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung sejumlah masyarakat masih antre untuk pengajuan SIM. Mereka menunggu di area luar gedung Satlantas Polrestabes Bandung. Beberapa di antaranya menggunakan masker.

Dalam kondisi ini, petugas seksi kesehatan Polrestabes Bandung tetap melakukan pencegahan. Salah satunya dengan menyemprotkan cairan atau hand sanitizer kepada lengan para pemohon SIM.

Selain itu, penyemprotan disinfektan di ruang-ruang pelayanan publik juga dilakukan personel Polrestabes Bandung. Sejak kemarin malam, penyemprotan terus dilakukan baik di gedung Satlantas atau pun gedung-gedung lainnya.

"Dengan penyemprotan ini masyarakat yang akan membuat laporan polisi, SIM, SKCK dan pelayanan lain di Polrestabes Bandung tetap merasa aman dan nyaman tanpa rasa khawatir," ucap Kasubbag Humas Polrestabes Bandung Kompol Santhi Rianawati di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung.

Santhi menegaskan proses pelayanan publik di Mapolrestabes Bandung tetap berjalan. Pihaknya mengimbau warga yang akan mengurus keperluan di Mapolrestabes Bandung tak khawatir.

"Dengan adanya isu tentang virus Corona diharapkan masyarakat tidak panik dan tetap tenang, semoga Kota Bandung tetap aman dan kondusif," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6