Bupati Ade Tepis Pasien Positif Corona Asal Solo Terpapar di Bogor

Farhan - detikNews
Minggu, 15 Mar 2020 21:56 WIB
Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin
Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin (Foto: Farhan/detikcom)
Kabupaten Bogor -

Pasien positif Corona nomor 50 asal Solo, Jawa Tengah, sempat mengikuti seminar di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Namun pihak Pemkab Bogor menepis soal pasien yang meninggal itu disebut-sebut terpapar virus di wilayahnya.

"Seminarnya di Babakanmadang, di hotel," kata Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin ditemui usai rapat koordinasi menyikapi kasus virus Corona di Pendopo Bupati, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/3/2020).

Ade menegaskan pasien positif Corona nomor 50 itu dipastikan tidak terpapar di Kabupaten Bogor. Ia menduga pasien nomor 50 itu terpapar setelah mengikuti seminar di daerah tersebut.

"Kepala Dinas (Dinkes) sudah lakukan tracing, kalau dihitung dari masa inkubasinya kemungkinan itu kejadiannya (terpapar virus Corona) di bandara atau dari tempat yang lain," tutur Ade.

Pihak Dinkes Kabupaten Bogor, menurut dia, sudah melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap 15 pegawai hotel yang bekerja saat seminar itu digelar. "Sudah diperiksa dan dinyatakan dalam kondisi baik (sehat) dan sudah masa lewat masa inkubasinya. Tidak ada yang terpapar dan suspect Corona. Sterilisasi, pembersihan sudah di lakukan di hotel itu," ujar Ade.

Pemkab Bogor, Ade menjelaskan, saat ini masih menelusuri apakah ada warga Kabupaten Bogor yang ikut dalam seminar itu atau tidak. "Warga Kabupaten Bogor yang ikut dalam seminar itu masih kita telusuri. Panitianya enggak kooperatif. Kita sedang cari daftar pesertanya," ucapnya.

Ade menyebut saat ini ada satu orang yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan tujuh Orang Dalam Pemantauan (ODP). "Sampai saat ini di Kabupaten Bogor belum ada yang suspect Corona," kata Ade menegaskan.

(bbn/bbn)