Gubernur Banten: 4 Warga Positif Corona Baru dari Malaysia dan Bali

Bachtiar Rifa'i - detikNews
Kamis, 12 Mar 2020 22:11 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim
Foto: Bahtiar Rifa'i
Serang -

Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan empat warganya terjangkit virus corona. Tiga pasien memiliki riwayat perjalanan ke Malaysia, satu pasien ke Bali.

"Mereka ini baru saja melakukan perjalanan, tiga (perjalanan) dari Malaysia dan satu Bali," kata Wahidin Halim dalam keterangan resmi yang disampaikan ke wartawan di Banten, Kamis (12/3/2020).

Menurutnya laporan 4 orang warga Banten positif corona ini berdasarkan dari laporan Dinas Kesehatan. Pasien dirawat di RSPI Sulianti Saroso dan RS Persahabatan yang jadi rujukan pasien positif corona.


Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Aty Pamudji mengatakan tim kesehatan saat ini langsung melakukan langkah penanganan kasus positif virus corona. Tim langsung melakukan koordinasi gabungan dan meminta dukungan ke Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLP) Jakarta untuk pengelolaan spesimen kontak.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pembagian tugas di lokasi penyelidikan epidemiologi dengan dinkes kabupaten dan kota yang warganya terindikasi.

"Tim kesehatan melakukan tindak lanjut khususnya kepada siapa saja warga yang terdapat kontak klinis, maupun komunikasi risiko yang berhubungan dengan para pasien tersebut dan melakukan pemantauan lebih lanjut pada kontak yang tidak klinis," kata Aty dalam keterangan.

Soal data pasien positif corona yang diungkapkan Wahidin dipertanyakan Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto atau Yuri. "Saya tidak dengar Gubernur Banten itu dapat data dari mana meriksanya karena kita tidak pernah menyampaikan data ini kepada gubernur. Data ini disampaikan ke Dinkes untuk kemudian dilakukan tracing," kata Yuri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Sementara itu hari ini, Yuri mengumumkan sejumlah pasien yang sembuh dari virus Corona. Ada pula data terbaru mengenai jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) terkait COVID-19.

Yuri menyampaikan keterangannya dua kali, pertama di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur pada sore hari dan di Kompleks Istana Kepresidenan pada malam harinya.

Jumlah orang yang sembuh dari Corona masih sama dengan data pada sore lalu. Hingga sekarang telah ada 5 orang yang sembuh dari COVID-19 di Indonesia. Di Jepang, 9 WNI dari Anak Buah Kapal (ABK) Dream World dinyatakan sudah sembuh semua. Ada pula 1 WNI di Singapura yang sudah sembuh sejak beberapa hari lalu.

Malam ini, ada kabar baru yakni pemerintah tengah mengawasi 12 orang yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Status ini satu tingkat di bawah status 'suspect Corona'. Ada pula kabar baru mengenai hubungan penularan pasien kasus nomor 27, nomor 20, dan nomor 01.

(bri/ern)