Tak Kantongi Visa Izin Kerja, 14 WNI Ditahan Imigrasi Malaysia

Ismet Selamet - detikNews
Kamis, 12 Mar 2020 20:28 WIB
14 WNI ditahan di Malaysia karena tak kantongi visa bekerja
Foto: Ismet Selamet
Cianjur -

Sebanyak 14 orang Warga Negara Indonesia (WNI) ditahan di kantor keimigrasian Malaysia. Bahkan para WNI yang sudah ditahan selama sepekan itu, terancam hukuman kurungan penjara di Negeri Jiran.

Informasi adanya WNI yang ditangkap dan ditahan di Malaysia itu diterima Totom Tamtomo, Kades Cigunungherang Kecamatan Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur setelah salah seorang warganya yang tengah bekerja di Johor, Malaysia memberitahukan istrinya turut diamankan petugas keimigrasian Malaysia, sepekan lalu.

Mereka ditangkap saat petugas keimigrasian Malaysia melakukan sidak ke setiap kedai yang mempekerjakan tenaga kerja asing, salah satunya dari Indonesia.

"Tadi malam saya dapat telepon dari warga saya yang memang sedang di sana (Malaysia), jika ada 14 WNI, termasuk yang dari Cianjur itu tidak dibuatkan permit atau visa izin kerja sehingga ditangkap kemudian sekarang ditahan di kantor keimigrasian Malaysia," tutur Totom saat ditemui di Kantor Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya Pembaharuan (Astakira) di Jalan Sinagar Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Kamis (12/3/2020).

Menurut Totom, WNI yang ditangkap dan ditahan itu tidak hanya dari Cianjur, tapi juga berasal dari Bandung, Sukabumi, Subang, serta Purwakarta, Jawa Barat dan Sumenep Jawa Timur.

"Mereka bekerja di kedai yang sama, sehingga ketika ada pemeriksaan dan didapati tidak ada permit kerja semuanya diamankan. Mereka semua mengharapkan bisa pulang ke tanah air," tuturnya.

Dia berharap, pemerintah di tingkat daerah, provinsi dan pusat bisa turun tangan untuk memulangkan WNI yang ditahan di Malaysia, baik dari Cianjur ataupun daerah lain.

Sementara itu, Ketua Astakira Pembaharuan Kabupaten Cianjur, Ali Hildan, mengatakan, dengan adanya aduan WNI yang kena tangkap polisi Malaysia, pihaknya akan memproses dan memperjuangkan agar mereka bisa kembali ke tanah air secepatnya.

"Tapi ada mekanisme yang dijalankan, karena ada keterangan mereka berangkat secara melancong atau ilegal. Tapi kami akan segera berkoordinasi dengan Kementerian dan KBRI," Ungkapnya.

Apalagi, lanjut dia, para WNI itu terancam jeratan hukum berupa kurungan penjara. Oleh karena itu, Ali berharap pemerintah segera membantu agar tidak sampai proses hukum.

"Kalau tidak segera dibantu bisa jadi sampai proses hukum dan vonis sehingga dikurung penjara, meskipun ini hanya masalah administrasi bukan kasus kriminal. Makanya kami mendesak pemerintah segera turun tangan. Jangan dulu mempermasalahkan legal atau tidak, ini WNI yang harus segera ditolong," tandasnya.

Tonton juga Di Balik Alasan Imigrasi Menolak 126 WNA Masuk Indonesia :

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)