Kasus Penembakan Kucing di Cirebon Berakhir Damai

Sudirman Wamad - detikNews
Rabu, 11 Mar 2020 15:45 WIB
Kucing yang Ditembak Pria Cirebon
Foto: istimewa
Cirebon -

Pertengahan Februari lalu masyarakat Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dihebohkan dengan kasus penembakan seekor kucing bernama Ucu. Ucu mengalami luka tembak di bagian mata kirinya.

Pemilik kucing, Ulfiyah mengadukan kasus tersebut ke pihak berwajib. Ulfiyah telah mengidentifikasi pelaku penembakan kucing kesayangannya itu. Polisi pun merespons aduan Ulfiyah.

Sekadar diketahui, kejadian nahas yang menimpa kucing Ucu itu terjadi pada Minggu (16/2) lalu di Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Sepekan setelah kejadian, polisi berusaha memanggil kedua belah pihak, pelaku dan Ulfiyah untuk mediasi.

"Ya kasusnya sudah selesai. Sudah diselesaikan melalui jalur kekeluargaan," kata Kapolsek Ciwaringin Polresta Cirebon AKP Iwan Gunawan saat dihubungi detikcom, Rabu (11/3/2020).


Iwan mengatakan Ulfiyah telah memaafkan kejadian tersebut. Kucing milik Ulfiyah pun sudah menjalani operasi. Akibat kejadian itu, kucing Ulfiyah mengalami kebutaan.

Seperti diberitakan sebelumnya, sehari setelah kejadian, Ulfiyah langsung membawa kucing kesayangannya ke dokter hewan.

"Sudah dioperasi. Kondisinya mengalami kebutaan sebelah, ya bagian mata kiri," kata pemilik kucing, Ulfiyah (43) saat dihubungi detikcom, Rabu (19/2/2020).

Ulfiyah menceritakan Ucu merupakan pemberian dari seseorang. Ia merawatnya sejak Ucu masih bayi. Namun, kucing kesayangan Ulfiyah itu harus kehilangan mata kirinya.

"Saya laporkan ke polisi. Agar ada efek jera. Kucingnya itu sejak bayi saya rawat, usianya sekarang sudah 2,5 tahun. Namanya Ucu," ucap Ulfiyah.

Menurut Ulfiyah, pelaku mengaku kesal dengan kucing karena kerap makan ternak ayamnya. Namun, Ulfiyah membantah tudingan pelaku.

Ulfiyah meyakini Ucu tak pernah memakan hewan ternak. Sebab, lanjut dia, jarak rumah Ulfiyah dengan kandang ternak milik pelaku sekitar 100 meter.

"Kan kucing bukan punya saya saja. Banyak kucing liar. Saya tahu lokasinya, kondisinya juga. Bisa juga musang dan lainnya," kata Ulfiyah.

(ern/ern)