Round-Up

Misteri Pembunuhan Perempuan Bertato 'Burung Hantu' di Lembang Bandung

Whisnu Pradana - detikNews
Jumat, 06 Mar 2020 08:21 WIB
Mayat Perempuan Bertato di Bandung
Polisi evakuasi mayat perempuan bertato terbungkus seprai di Lembang (Foto: istimewa).
Bandung Barat -

Penemuan mayat seorang perempuan di parit depan sebuah hotel, Jalan Raya Lembang-Bandung, membuat heboh masyarakat sekitar sekaligus pengendara yang melintas, Kamis (5/3/2020) sekitar pukul 08.00 WIB.

Mayat perempuan yang dibalut seprai dan terbungkus plastik hitam itu pertama kali ditemukan oleh seorang pedagang asongan yang melintas. Usai menerima kabar itu, pihak kepolisian langsung terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah TKP.

Di tubuh korban, tak ada satupun identitas yang dikantongi. Tim Inafis hanya menemukan ada tiga tato pada tubuh korban. Tato pertama di tangan kiri korban bertuliskan 'Fu*k My Life'. Tato ke dua di lengan kiri korban bergambar tokoh kartun 'Stitch' berwarna biru dengan tulisan 'than'. Lalu tato di lengan kanan korban bergambar burung hantu dan cupcakes di bawahnya.

"Jadi kita melakukan identifikasi berdasarkan tanda tato di tubuhnya, karena tidak ada satu identitas pun yang dimiliki korban. Untuk keluarga yang merasa mengenali tanda tato tersebut silakan lapor ke pihak kepolisian," kata Kapolres Cimahi, AKBP M. Yoris Maulana Yusuf Marzuki.

Pihak kepolisian menduga mayat perempuan bertato burung hantu tanpa identitas itu merupakan korban pembunuhan. Hal tersebut berdasarkan adanya luka yang terdapat di sekujur tubuh korban. Berdasarkan hasil olah TKP oleh Tim Inafis Polres Cimahi, luka di tubuh korban terdapat pada bagian leher, kepala, dan pada bagian wajah.

"Ditemukan luka di leher, kepala, dan juga luka di bagian wajah, kemungkinan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan. Apalagi luka sayatan di lehernya itu cukup dalam," katanya.

Saat diangkat dari selokan tempat pertama mayat tersebut ditemukan, korban setengah bugil namun masih mengenakan celana berwarna hitam.

"Setelah dicek Tim Inafis, korban menggunakan celana panjang warna hitam lengkap dengan celana dalamnya, namun tidak menggunakan baju. Bajunya ditutup oleh seprai yang membalut korban, lalu dimasukkan lagi ke dalam plastik hitam besar," ucapnya.

Sementara terkait seprai yang digunakan membalut korban, Yoris memastikan bukan milik pihak hotel tempat korban ditemukan. "Seprainya bukan milik hotel, karena motifnya kartun seperti untuk anak-anak," ujarnya.

(mso/mso)