Waspada Corona, Pengunjung Museum Gedung Sate Diperiksa Suhu Tubuh

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 04 Mar 2020 15:57 WIB
Pengunjung Museum Gedung Sate diperiksa suhu tubuhnya
Pengunjung Museum Gedung Sate diperiksa suhu tubuhnya (Foto: Yudha Maulana)
Bandung -

Pengunjung Museum Gedung Sate dicek suhu tubuhnya sebelum masuk ke wahana informatif tersebut. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jabar Iip Hidayat mengatakan, standar operasional tersebut diterapkan menyusul status siaga 1 Covid-19 di Jawa Barat yang dicanangkan Gubernur Ridwan Kamil.

"Setelah kemarin berkoordinasi dengan berbagai pihak, Museum Gedung Sate tetap beroperasi dan dibuka untuk umum," kata Iip di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (4/3/20).

Menurut Iip, sebelum diperiksa suhu tubuhnya, pengunjung harus mencuci tangan dengan cairan antiseptik yang telah disiapkan sebelumnya. "Tentu kami akan selektif. Artinya, yang agak sakit harus dicek. Yang sehat juga SOP-nya cuci tangan dan dideteksi suhu badannya. Baru bisa masuk," katanya.

Operasional tersebut, tak hanya dilakukan bagi wisatawan mancanegara, namun juga bagi wisatawan lokal maupun regional. Dalam sepekan, museum ini menerima 2.000 kunjungan. Bila ada pengunjung yang suhu tubuhnya di atas 37,2 derajat Celcius dilarang untuk masuk ke dalam museum.

"Pengunjung setiap minggunya itu, dari Selasa sampai Minggu karena Senin kami tutup,banyak juga wisman yang datang. Maka, langkah antisipatif harus kami lakukan," ucap Iip.

Pengunjung yang sakit batuk atau pilek pun diwajibkan memakai masker."Pengunjung harus menghindari kontak fisik secara langsung dengan orang lain. Ketika bersin dan batuk tutup dengan tisu atau siku tangan, dan petugas kami berhak menegur pengunjung yang berperilaku tidak sesuai SOP," kata Iip.

Selain itu, Biro Umum Setda Provinsi Jabar sudah memasang hand sanitizer di Gedung Sate, Gedung Pakuan, Gedung Merdeka, dan semua tempat yang dikelola Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar.

"Itu langkah antisipatif. Kemudian, khusus di Gedung Sate, kami punya poliklinik, ada dokter. Mungkin sewaktu-waktu kita akan keliling memantau kalau-kalau ada memiliki gejala (Covid-19)," kata Iip.

Simak Juga Video "Siaga Corona, Masuk Balai Kota DKI Kini Dicek Suhu Tubuh"

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)