Polisi Intai Netizen Penyebar Hoaks Virus Corona di Cirebon

Sudirman Wamad - detikNews
Rabu, 04 Mar 2020 15:28 WIB
Ilustrasi hoax
Ilustrasi (Foto: Ilustrator: Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Cirebon -

Polresta Cirebon menyiagakan tim siber untuk mengintai netizen penyebar berita bohong atau hoaks terkait virus Corona. Petugas mengaku telah mengidentifikasi sejumlah situs dan akun media sosial (medsos) yang terindikasi menyebarkan berita hoaks.

"Sejauh ini belum kita temukan. Tapi kita mengantisipasi, memang ada beberapa akun medsos dan situs yang kita identifikasi menyebarkan hoaks," kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi di kantor Bupati Cirebon, Jawa Barat, Rabu (4/3/2020).

Ditanya soal jumlah akun medsos dan situs yang teridentifikasi menyebarkan hoaks, Syahduddi mengaku tak bisa menyebutkan secara rinci. "Intinya kita sudah menerjunkan tim siber untuk memantau. Ini mengantisipasi sejumlah pihak yang ingin membuat situasi tidak kondusif dengan menyebarkan berita hoaks," ucapnya.

Selain itu, Syahduddi telah menerjunkan satuan petugasnya untuk memantau ketersediaan kebutuhan pokok, termasuk masker dan hand sanitizer. "Beberapa laporan sudah kami terima. Memang sudah muncul kelangkaan masker dan hand sanitizer. Tapi, memang masih ada di beberapa pusat perbelanjaan, stoknya terbatas," ujar Syahduddi.

Polisi masih mengidentifikasi apakah kelangkaan masker dan hand sanitizer itu murni akibat pembelian atau adanya penimbunan. "Kalau ada penimbunan tentu kita akan tindak tegas. Apalagi kalau sampai menimbun kebutuhan pokok. Kita akan koordinasi dengan Kejari Sumber," ucap Syahduddi.

Syahduddi menerangkan pelaku penimbunan bisa dijerat Pasal 107 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Monopoli dan Persaingan. "Hukumannya variatif, bisa dijerat lima tahun penjara dan denda Rp 5 miliar. Kemudian, bisa minimalnya penjara lima bulan dan denda Rp 25 miliar," tutur Syahduddi.

Simak Juga Video "Aming Sebut Hal Ini Lebih Bahaya dari Virus Corona"

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)