Round-Up

Kain Kafan Menggantung-Belasan Makam di Bogor Hilang Akibat Longsor

Farhan - detikNews
Jumat, 28 Feb 2020 08:58 WIB
Makam TPU bogor longsor
Foto: TPU di Bogor diterjang longsor (Farhan/detikcom)

Karmaji menyebut, lahan pemakaman yang awalnya seluas 4.000 meter tersebut kini hanya tersisa sekitar 1.500-an meter. Penyusutan lahan tersebut, kata Karmaji, terjadi akibat longsor yang terus terjadi sejak lama.

"Jadi posisi makam itu kan di pinggir aliran Sungai Cigading. Nah tebing itu berada persis di lengkungan aliran air, jadi bagian bawah tebing terkikis air terus. Ujung-ujungnya ya longsor. Terus makam yang ada di atasnya kebawa, jatuh ke sungai," beber Karmaji.

Karmaji menyebut, dari ratusan makam yang ada di TPU Nanggerang itu, sedikitnya ada sekitar 15 makam yang hilang terbawa longsor dan hanyut terbawa aliran Sungai Cigading. Makam-makam yang hanyut, kata Karmaji, merupakan makam tua yang kebanyakan sudah tidak diketahui siapa ahli warisnya.

"Tapi ada beberapa makam yang keluarganya asli orang sini. Mereka sudah tahu kondisinya dan mereka mengikhlaskan kejadiannya," ungkap Karmaji.

Karmaji berharap, Pemerintah Kota Bogor dapat memberikan solusi atas kejadian ini. Warga khawatir longsor akan terus terjadi dan akan semakin banyak makam yang hilang terbawa longsor.

"Saya mewakili warga sini, memohon kepada Pemkot Bogor agar melakukan perbaikan. Karena kalau dibiarkan, longsor bakal terus terjadi, akan makin banyak makam yang kebawa longsor dan hilang kebawa arua sungai," kata Ketua RT 03/06 Kelurahan Ranggamekar, saat ditemui Kamis (27/2/2020).

"Kita mohon solusinya, bagaimana caranya. Mungkin carikan lahan baru atau seperti apa," sambungnya.

Menanggapi kejadian ini, Wali Kota Bogor, Bima Arya berencana memindahkan beberapa makam yang terancam terkena longsor di TPU Kampung Nangerang. Saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan para ahli waris ke delapan makam untuk permohonan pemindahan lokasi.

"Lurah, RT, dan RW sedang mencari ahli waris jenazah untuk dipindahkan ke lokasi lain, makam jenazah yang masih di lokasi akan dipindahkan ke tempat yang jauh dari bibir pantai," ujar Bima saat dihubungi, Kamis (27/02/2020).

Ke delapan makam akan direlokasi ke lahan pemakaman yang masih kosong. Berdasarkan data yang dihimpun, luas lahan TPU ini mencapai 4.000 meter persegi dengan jumlah 1.000 makam dan lahan yang tersisa tinggal 1.500 meter persegi.


(mso/mso)