Komisi VIII DPR Sayangkan Kebijakan Saudi Setop Umroh

Sudirman Wamad - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 18:45 WIB
suasana di sekitar kabah pada musim haji 2016
Ilustrasi (Foto: dok. Media Center Haji 2016)
Cirebon -

Pemerintah Arab Saudi menyetop kunjungan umrah untuk mencegah penyebaran virus corona. Anggota Komisi VIII DPR Selly Andriany Gantina menyayangkan kebijakan tersebut.

"Saya sangat menyayangkan keputusan tersebut, mengingat besarnya antusiasme umat muslim di seluruh dunia, khususnya Indonesia untuk menuju ke sana," kata Selly dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (27/2/2020).

Selly mengaku akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) untuk mengambil langkah kongkrit terkait penyetopan jemaah umrah. Selly mengatakan seluruh calon dan jemaah umrah harus mendapatkan perhatian dari pemerintah.

"Kita mau prosedur yang ditetapkan Pemerintah Kerajaan Saudi bisa berjalan, dan jemaah umrah kita tetap bisa diakomodasi. Pentingnya bagi calon jemaah kita untuk dapat proteksi dari pemerintah agar lepas dari potensi paparan virusnya, sehingga bisa dinilai aman masuk (ke Saudi)" kata Selly.

Selly mengatakan virus corona sejatinya sudah melebihi penyakit. Sebab, lanjut dia, adanya kasus penyebaran virus corona bisa berdampak pada kebijakan suatu negara, baik dalam bidang ekonomi, budaya dan agama.

"Corona virus sudah melampaui epidemi penyakit. Dia sudah jadi komoditas politik yang bisa menentukan suatu hubungan ekonomi, budaya, agama dan antar negara. Hal tersebut yang paling kita sayangkan," tegas Selly.

(mud/mud)