Langsung Pulang dari Australia karena Banjir, RK Batal Lanjut ke Turki

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 26 Feb 2020 16:52 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Herdi Alif Al Hikam/detikcom)
Bandung -

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil membatalkan pertemuan bisnis di Turki untuk mengkoordinasikan penanganan banjir yang menerjang sejumlah daerah di Jabar secara langsung. Saat ini Kang Emil--sapaan akrabnya--masih berada di Australia dan rencananya Kamis (27/2/2020) tiba di Indonesia.

Hal itu dipastikan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Jabar Hermansyah di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (26/2/2020).

"Rencana awal, Gubernur akan melakukan kunjungan kerja ke Turki setelah dari Australia. Namun, atas situasi tidak terduga, beberapa daerah di Jawa Barat tergenang banjir, Gubernur membatalkan kunjungan tersebut," kata Hermansyah dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, setelah mendarat di Jabar, Kang Emil akan meninjau langsung daerah yang terdampak banjir sekaligus membawa bantuan berupa kebutuhan logistik.

"Setelah meninjau, Gubernur bakal berkoordinasi langsung dengan semua perangkat daerah, pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, dan pihak terkait lain. Itu dilakukan untuk mempercepat dan memastikan penanganan banjir berjalan baik," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Setda Provinsi Jabar Dani Ramdan menambahkan awalnya pertemuan bisnis di Turki bertujuan meningkatkan kerja sama di berbagai sektor, mempromosikan Jabar kepada investor potensial, sekaligus memperluas pasar kopi Jabar.

"Tentu kunjungan-kunjungan kerja tersebut dipastikan membawa kebermanfaatan bagi pembangunan dan masyarakat. Salah satunya menjajaki berbagai peluang kerja sama bilateral," kata Dani.

Terkait kunjungan kerja Kang Emil ke Australia, menurut Dani, akan berdampak positif bagi warga Jabar. Salah satunya MoU untuk membuka kerja sama antara pengusaha kopi asal Jabar dengan importir dari Victoria.

"Selain itu, ada diskusi dengan Melbourne University untuk membicarakan pembangunan inklusif dan revitalisasi Citarum," ujar Dani.

(mso/mso)