Modus Dukun Pemerkosa 2 Anak Tiri: Pamer Kapak dan Teror 'Layani Saya'

Whisnu Pradana - detikNews
Selasa, 25 Feb 2020 15:07 WIB
Dukun Eyang Anom
Supriadi alias Eyang Anom (Foto: Whisnu Pradana/detikcom)
Cimahi -

Supriadi alias Eyang Anom (50), dukun di Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengancam dua anak tirinya dengan senjata tajam dan lisan. Bertahun-tahun pria bejat tersebut memerkosa kedua korban. Anak tiri tertua harus melahirkan anak dari pelaku, sedangkan korban satu lagi berbadan dua akibat ulah sang dukun.

Senjata tajam digunakan untuk mengancam anak tirinya, T (19) dan M (21), yakni kapak, pisau, balok kayu, dan bilah bambu. Sewaktu dihadirkan di Mapolres Cimahi, Supriadi mengatakan senjata tajam itu tidak digunakan untuk melukai korban, namun hanya untuk menakut-nakuti.

"Kalau enggak mau saya ancam dengan senjata tajam yang dipukul-pukul ke lantai. Saya juga mengancam korban, sambil bilang 'kamu harus mau layani saya'. Akhirnya mereka takut dan nurut sama saya," kata Supriadi ditemui di Mapolres Cimahi, Selasa (25/2/2020).

Ancaman dengan senjata tajam itu membuat dua anak tiri tersebut tunduk selama bertahun-tahun. Bahkan, perbuatan bejat pelaku itu tak diketahui istri atau ibu kandung korban, yang dinikahinya sejak 2007.

"Saya biasanya alasan minta pijat dulu, jadi istri enggak curiga. Untuk tempatnya itu ada kamar khusus di pinggir ruang tamu. Kalau lagi minta dipijat dan akhirnya hubungan badan, pintunya selalu saya kunci. Kadang dilakukan malam, pas istri tidur atau siang saat istri keluar rumah," ujar Supriadi.

Selanjutnya
Halaman
1 2