Warganya Dicurigai Virus Corona, Wabup Bandung: Insyaallah Tidak Kena

Muhammad Iqbal - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 13:04 WIB
Ruang isolasi khusus rshs
Foto: Ruang isolasi khusus pasien virus corona di RSHS Bandung (Mukhlis Dinillah/detikcom)
Kabupaten Bandung -

Seorang warga Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung diduga mengalami gejala virus Corona atau COVID-19. Saat ini warga tersebut sedang mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan meminta masyarakat Kabupaten Bandung untuk tidak perlu resah dengan adanya dugaan warga yang tertular virus corona. Dia hanya mengingatakan agar warga Kabupaten Bandung untuk terus menjaga kesehatan di tengah situasi seperti saat ini.

"Alhamdulilah sedang ditangani oleh RSHS. Kepada warga untuk lakukan pola hidup bersih, Insyaallah tidak terkena virus corona," ucapnya, usai meninjau pelaksanaan CPNS di Kampus Telkom University, Kabupaten Bandung, Senin (24/2/2020).

Meski begitu, Gun Gun mengungkapkan belum ada informasi jelas apakah warga tersebut positif atau negatif corona. Pihaknya masih menunggu informasi dari pihak rumah sakit.

"Kalau memang suspect kita awasi bersama. Jangan sampai hal ini berdampak buruk juga nantinya," katanya.

Sementara itu Camat Kecamatan Ibun, Adjat Sudrajat membenakan ada warganya yang sedang dirawat di RSHS karena diduga virus corona. Namun sejauh ini belum ada kepastian apakah warga tersebut positif atau negati virus corona.

Adjat mengimbau agar warga Kecamatan Ibun jangan dulu memvonis pasien karena belum ada keterangan dari RSHS. Menurutnya warga jangan panik dan tetap menjaga kebersihan.

"Jangan ada yang memvonis dulu, karena sampai saat ini dari rumah sakit masih menangani pasien. Keluarga pasien jadi tersudutkan. Kami berharap tidak menyudutkan keluarga, kasian mereka," ucap Adjat saat dihubungi detikcom, Senin (24/2/2020).

Untuk diketahui, saat ini pasien sedang dirawat di Ruang Isolasi Infeksi Khusus Kemuning (RIIKK) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Pasien dirujuk ke RSHS sejak 21 Februari yang lalu.

(mso/mso)