Jabar Hari Ini: Dukun Perkosa Anak Tiri-Situs Kesultanan Cirebon Rusak

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 21 Feb 2020 19:57 WIB
Lokasi Petilasan Sultan Matangaji
(Foto: Sudirman Wamad) Situs kesultanan Cirebon rusak
Bandung -

Sejak pagi hingga, Jumat (21/2/2020) sore, sejumlah pemberitaan di Jawa Barat mendapat perhatian pembaca detikcom. Mulai dari kasus pemerkosaan yang dilakukam seorang dukun kepada anak tirinya hingga rusaknya situs Kesultanan Cirebon gegara proyek perumahan.

Berikut rangkuman beritanya:

Dukun Jadikan Anak Tiri Budak Seks

Salias Eyang Anom (50) bertahun-tahun menjadikan anak tirinya budak seks. Korban kini berusia 18 tahun.
Warga setempat mengenal Eyang Anom sebagai dukun. Selama 9 tahun atau sejak SD hingga lulus SMA, korban menahan rasa takut karena diancam Eyang Anom.

Aksi keji dukun tersebut terungkap setelah korban bercerita kepada ibu kandung. Itu pun setelah sang ibu berselisih dan meminta cerai dengan pelaku Eyang Anom.

Menurut cerita si ibu dari mulut keterangan korban kepada Ketua RW setempat, Dudi Suwandi, Eyang Anom mulai mencabuli anak tirinya itu saat kelas 3 SD atau saat usia 9 tahun. Setelah korban masuk SMP, Eyang Anom mulai menyetubuhinya.

"Jadi selama dia SMP sampai lulus SMA itu sering diperkosa pelaku. Kata korban yang cerita sama saya dan ke ibunya, seminggu itu beberapa kali ayah tirinya selalu minta sama dia. Ya tentu dengan paksaan dan ancaman," kata Dudi saat ditemui, Jumat (21/2/2020).

Untuk lebih meyakinkan pengakuan korban, Dudi bersama sesepuh didampingi pihak kepolisian mendatangi pelaku untuk menanyakan kebenaran kabar tersebut.

"Kita sempat datangi juga pelakunya. Dia bahkan bilang ini urusan keluarga, karena aib. Tapi dia mengaku memang sudah melakukan pencabulan dan menyetubuhi anaknya sendiri. Bahkan dia sempat nangis-nangis minta diampuni sama anak dan istrinya," tutur Dudi.

Namun hal tersebut tidak menyurutkan niat sang ibu dan korban yang sudah terlanjur marah dan kecewa akibat ulah Eyang Anom. Keluarga melapor polisi.

Saat ini pelaku sudah ditangkap polisi. Eyang Anom masih diperiksa polisi.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4