Tangkis Ridwan Saidi, Bupati-Warga Siapkan Buku Sejarah Kerajaan Galuh

Dadang Hermansyah - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 20:15 WIB
Warga Ciamis Tepis Ridwan Saidi
Foto: Acara Gelar Usik Galuh di Aula Setda Ciamis (Dadang Hermansyah/detikcom)
Ciamis -

Pemkab Ciamis akan membuat buku terkait sejarah Kerajaan Galuh. Hal itu bertujuan agar tidak ada lagi pihak yang mengusik sejarah Kerajaan Galuh.

Rencana pembuatan buku itu muncul dalam acara Gelar Usik Galuh, di Aula Setda Ciamis, Kamis (20/2/2020). Sejumlah tokoh mulai dari budayawan, sejarawan hingga Bupati Ciamis Herdiat Sunarya hadir dalam acara tersebut,

Acara Gelar Usik Galuh itu sengaja digelar untuk menyikapi ucapan budayawan Betawi Ridwan Saidi yang menyebut Galuh artinya brutal dan di Ciamis tidak ada kerajaan. Ucapan budayawan yang akrab disapa Babe Saidi itu sontak mendapat protes dari warga Ciamis.

Desakan pembuatan buku sejarah Galuh datang dari berbagai pihak. Seperti dari para pemuda, Ketua KNPI Ciamis Tohirin meminta Pemkab Ciamis segera menerbitkan buku sejarah Galuh yang dikuatkan oleh para peneliti.

"Jadi usulan kami, Pemkab harus menerbitkan buku sejarah Galuh. Materi tentang sejarah Galuh disampaikan kepada para generasi penerus melalui kurikulum kepada para pelajar hingga mahasiswa," kata Tohirin.

Sementara itu, Sejarawan Universitas Padjadjaran Nina Herlina mengusulkan penerbitan buku sejarah resmi Kabupaten Ciamis dengan metode penelitian paling mutakhir.

"Kalau saya dan tim ditunjuk, saya tidak ingin dibiayai dengan proyek. Saya hanya butuh Rp 195 juta, kalau di proyek itu ditulis bisa jadi Rp 400 juta," kata Nina.

Simak Video "Tampik Babe Ridwan Saidi, Prof Agus Munandar Sebut Kerajaan Galuh Otentik"

Selanjutnya
Halaman
1 2