ADVERTISEMENT

Dipukul Emak-emak Pakai Tabung Gas, Wajah Rentenir Luka Parah

Wisma Putra - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 14:11 WIB
Ilustrasi pengeroyokan, ilustrasi penganiayaan, audrey
Ilustrasi penganiayaan (Fuad Hashim/detikcom)
Kabupaten Bandung -

Seorang wanita yang merupakan rentenir, berinisial TRT (50), dianiaya Supartini (38). Korban dipukuli emak-emak tersebut menggunakan tabung elpiji 3 kilogram. TRT saat ini menjalani perawatan di rumah sakit lantaran luka parah akibat kejadian tersebut.

Insiden penganiayaan ini berlangsung di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kapolsek Ciwidey AKP Ivan Taufik mengatakan kasus penganiayaan itu dipicu kekesalan Supartini kepada TRT yang menagih utang dengan cara berteriak. Akibatnya, ibu rumah tangga itu naik pitam.

Supartini mengambil tabung gas melon, lalu menghantam korban. Atas kejadian tersebut, korban dilarikan ke Rumah Sakit Santosa, Bandung, karena luka parah.

"Luka yang dialami korban di bagian wajah dan kepala," kata Ivan.

Ivan menyebut ada sejumlah luka pada wajah dan kepala TRT. "Luka robek di pelipis kanan, luka robek di dahi, dan luka robek di kepala bagian atas," ujarnya.

Korban harus mendapatkan puluhan jahitan di muka dan kepalanya. "Total sekitar 40 jahitan," ucap Ivan.

Saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit Santosa. Korban sudah sadar tapi belum bisa dimintai keterangan.

(bbn/bbn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT