Pengacara Raden Rangga: Klien Kami Tak Pernah Buat Kegaduhan

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 11:07 WIB
Raden Rangga
Raden Rangga dan pengacaranya, Misbahul Huda. (Foto: dokumentasi Misbahul Huda)
Bandung -

Petinggi Sunda Empire, Raden Rangga Sasana, dijadikan tersangka karena telah menyebar berita tidak benar yang menimbulkan keonaran. Kuasa hukum Rangga tak sepakat dengan pasal yang dituduhkan.

Polisi menjerat Rangga dengan Pasal 14 dan 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong yang menimbulkan keonaran. Selain Rangga, polisi juga menetapkan tersangka terhadap Nasri Banks sang Perdana Menteri dan Rd Ratna Ningrum selaku kaisar atau ibunda ratu agung.

"Saya melihat pasal yang dituduhkan tidak relevansi. Tidak pernah klien kami membuat kegaduhan, kekacauan," ucap Misbahul Huda salah seorang kuasa hukum Rangga kepada detikcom, Rabu (19/2/2020).

Sebelum ditetapkan tersangka dan dibui, Rangga kerap melontarkan pernyataan-pernyataan yang membuat heboh. Dari mulai kekuasaan Sunda Empire atas sistem pemerintahan dunia hingga mampu kendalikan nuklir.

Menanggapi hal itu, Misbahul menilai pernyataan-pernyataan itu merupakan buah gagasan dan pemikiran dari seseorang. Hal itu bisa ditolak maupun diterima oleh siapapun.

"Kalau soal gagasan itu sama kayak pemikiran. Saya kira biasa-biasa saja, menerima boleh menolak juga nggak apa-apa. Kalau itu bicara teori, nggak ada teori harus dihukum semacam teori Darwin saja," tuturnya.

Meski demikian, pihaknya kini tengah mengajukan penangguhan penahanan ke Polda Jabar atas kliennya. Dia menilai, kliennya punya gagasan kebangsaan untuk membangun Indonesia yang perlu disosialisasikan ke banyak orang.

(dir/bbn)