Round-Up

Tak Siap Hadapi Audit, Kades di Tasik dan Kakaknya Bakar Kantor Desa

Deden Rahadian - detikNews
Selasa, 18 Feb 2020 08:59 WIB
Polisi tangkap 2 pelaku pembakar kantor desa di Tasikmalaya
Polisi amankan dua pelaku pembakaran kantor Desa Neglasari Tasikmalaya (Foto: Deden Rahadian/detikcom)
Tasikmalaya -

Kebakaran yang melanda kantor Desa Neglasari, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya ternyata bukan kecelakaan biasa. Kantor desa tersebut ternyata dibakar oleh Kepala Desanya sendiri Wowon Gunawan bersama kakak kandungnya Budiman.

Mereka berdua nekat membakar karena Wowon Gunawan yang sempat didemo warga sebanyak dua kali itu tidak siap menghadapi audit laporan pertanggungjawaban dana desa tahun 2019 dari Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya. Dia akan menghadapi pemeriksaan itu pada Senin 20 Januari 2020 atau dua hari setelah kejadian kebakaran.

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian Wowon memang tidak secara langsung membakar kantor tempanya bekerja. Namun dia ikut memfasilitasi aksi pembakaran yang dilakukan kakaknya Budiman sebagai pelaku utama dengan menyediakan sepeda motor hingga akses masuk ke dalam kantor desa.

"Jadi WG ini Kades aktif di Desa Negalsari, desa yang kantornya dibakar. Dia berperan walau tidak membakar kantor desa secara langsung. Pelaku Utamanya BD kakak kandung WG yang juga ASN sebagai guru olah raga sekolah dasar," ucap Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra, Senin (17/2/2020).

Polisi mengungkap motif aksi pembakaran kantor desa karena WG selaku kepala desa tidak siap menghadapi audit Laporan Pertanggungjawaban Dana Desa Tahun 2019 dari Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya.

"Tersangka BD dan WG telah merencanakan untuk melakukan pembakaran kantor desa karena diduga kuat bahwa tersangka W selaku Kepala Desa tidak siap menghadapi kedatangan, pemeriksaan dari inspektorat yang dijadwalkan pada hari Senin 20 Januari 2020 untuk dilakukan audit ke Desa Neglasari terkait dengan LPJ (laporan pertanggungjawaban) dana desa tahun 2019," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2