Cerita Keluarga Sebelum 2 Bocah Bandung Hanyut di Saluran Air

Wisma Putra - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 16:40 WIB
Cerita orang tua bocah yang hanyut di saluran air Bandung
(Foto: Wisma Putra) Cerita orang tua bocah yang hanyut di saluran air Bandung
Bandung -

Iim, orang tua bocah Irgi (6) yang menjadi salah satu korban hanyut di saluran air yang berada di Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung tidak kuasa menahan tangis saat dikunjungi Wali Kota Bandung Oded M Danial.

Seperti diketahui, Irgi dan temannya M Faizal hanyut disaluran air seusai main sepakbola bersama. Keduanya diduga terpeleset ke saluran air. Jasad M Faizal sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan Irgi belum dan masih dilakukan pencarian.

Iim terus menghapus air matanya menggunakan kerudung, saat berbincang dengan Oded. Suaranya terbata-bata saat menjelaskan kronologi kejadian itu. IIm menangis karena hingga kini, anak bungsunya tak kunjung ditemukan.

"Kejadiannya, Jumat (14/2) siang pak, saat lagi main sama temannya M Faizal," kata Iim kepada Oded.

Sekedar diketahui, Irgi merupakan anak dari pasangan Iim dan Iman. Ia merupakan anak bungsu dari dua bersaudara.

IIm mengungkapkan, awal kejadian itu terjadi saat ia dan Irgi berkunjung ke rumah M Faizal, yang masih ada di Babakan Ciparay namun terpaut satu RW.

"Pulang sekolah berkunjung ke rumah Faiz berkumpul, main di tangga. Mamah mau makan seblak, saya siapin," kata Irgi kepada ibu kandungnya.

Setelah membeli seblak, rumah terasa sepi yang biasanya ramai. Ternyata Irgi, M Faizal dan teman lainnya bermain di lahan kosong untuk bermain sepakbola.

"Kenapa sepi? Biasanya ramai? Ternyata anak-anak enam orang sedang bermain," jelas Iim.

Menjelang sore, Iim bersama orang tua M Faizal mencari keberadaan anaknya. Tapi anak-anak yang bermain bersama Irgi dan M Faizal tidak mengetahui keberadaan mereka.

Masih penasaran, soal keterangan anak-anak yang tidak mengetahui keberadaan Irgi dan M Faizal. Lurah Babakan Ciparay Toni pun datang karena pihak keluarga khawatir, dan akhirnya salah satu anak berbicara bila Irgi dan M Fazal hanyut disaluran air.

"Saya cari Irgi sama M Faizal, tidak ada yang tahu. Setelah ada pak Lurah baru ngomong, katanya terpeleset. Irgi dulu yang hanyut duluan, Faiz (M Faizal) ngebantuin. Kejadian itu terjadi saat air besar," jelasnya.

Mendapatkan laporan tersebut, tim gabungan langsung bergerak untuk mencari keberadaan korban. Pencarian dilakukan dari sore hingga malam hari dan dilanjutkan di pagi hari.

"Saya terima, semuanya saya serahkan kepada Allah," ujar Iim.

Iim menyebut, Irgi merupakan sosok anak yang pendiam, nurut kepada orang tua dan pintar. Selain itu, Iim juga mengisahkan, Irgi jarang main keluar rumah. Irgi dan M Faizal juga merupakan teman baik.

"Jarang main, kemarin saya kecolongan. Mereka beruda terus, di sekolah juga berdua, mau makan berdua, cuci tangan dan belajar juga berdua," pungkasnya.

(mud/mud)