Bupati Ciamis Akan Tuntut Hukum Ridwan Saidi, Polisi: Belum Ada Laporan

Dadang Hermansyah - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 13:51 WIB
budayawan Betawi Ridwan Saidi
Budayawan Betawi Ridwan Saidi (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Ciamis -

Warga Ciamis tersinggung oleh pernyataan Budayawan Betawi Ridwan Saidi dalam channel YouTube Macan Idealis menyebut Galuh artinya brutal dan di Ciamis tidak ada kerajaan. Bahkan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyebut akan tempuh jalur hukum. Namun sejauh ini belum ada laporan resmi terkait polemik tersebut.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan sementara ini belum ada laporan dari pihak manapun atas polemik Galuh 'brutal' itu. "Sementara belum ada," ujar Kapolres saat ditemui di Mapolres Ciamis, Senin (17/2/2020).

Bismo mengatakan pihaknya dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ciamis telah melakukan pertemuan dan melakukan komunikasi menyikapi pernyataan Ridwan Saidi yang menimbulkan polemik dan reaksi dari warga Ciamis.

"Sudah ada komunikasi dengan Bupati Ciamis, bahkan pak bupati sudah melakukan langkah-langkah. Jadi kita menunggu perkembangan lebih lanjut," ujar Bismo.

Namun Bismo mengatakan untuk polemik yang terjadi, ia mengedepankan proses tabayun atau mencari solusi terbaik. Sehingga ia menunggu perkembangan berikutnya.

Polres Ciamis juga telah konsultasi dengan ahli bahasa. Meskipun ditempuh jalur hukum sudah memenuhi unsur. Namun lagi-lagi Bismo menyatakan menunggu perkembangan.

"Untuk pembuktian, kita sudah konsultasi, kita kordinasi menurut ahli bahasa sudah memenuhi unsur. Laporan, boleh dilaporkan di sini," kata Bismo.

Bismo mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas. Masyarakat Ciamis harus menunjukan keluhuran budi Galuh dan menunjukan budaya. Menjaga ketenangan di Ciamis tercinta ini.

Simak Video "Polemik 'Galuh Brutal', Warga-Tokoh Minta Ridwan Saidi Sambangi Ciamis"

[Gambas:Video 20detik]

(mso/mso)