Eks Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini Bebas dari Lapas Sukamiskin

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 11:56 WIB
Kepala SKK Migas non aktif Rudi Rubiandini menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK
Mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Bandung -

Mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini sudah menghirup udara bebas. Rudi bebas dari Lapas Sukamiskin usai menjalani 7 tahun vonis atas kasus suap.

"Iya yang bersangkutan sudah mengajukan cuti menjelang bebas kemarin," ucap Kalapas Sukamiskin Abdul Karim saat dikonfirmasi, Senin (17/2/2020).

Karim mengatakan Rudi resmi keluar dari lapas khusus koruptor pada Minggu (16/2/2020) kemarin. Usai bebas, prosesnya diserahkan ke balai pemasyarakatan (Bapas).

"Sudah langsung ke Bapas," katanya.

Untuk diketahui, kasus bermula saat KPK menangkap basah Rudi tengah menerima suap di rumahnya di Jakarta Selatan pada 13 Agustus 2013. Dari tangkapan itu, KPK mengamankan USD 900 ribu dan SGD 200 ribu.

Selidik punya selidik, uang itu sebagai pelicin dari Komisaris Utama Kernel Oil Singapura Widodo Ratanachaitong agar mendapatkan kompensasi dari Rudi sebagai Kepala SKK Migas. Alhasil, Rudi harus mempertanggngjawabkan perbuatannya di meja hijau.

Pada 29 April 2014, Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 7 tahun penjara kepada Rudi. Putusan ini tiga tahun lebih rendah dari tuntutan jaksa KPK. Atas vonis itu, baik Rudi dan KPK sama-sama menerima putusan tersebut.

Belakangan, Rudi mengajukan PK dan memohon keadilan. Tapi ada daya, permohonan itu tidak dikabulkan MA.

"Menolak permohonan pemohon atas Rudi Rubiandini," lansir panitera MA dalam websitenya, Selasa (19/4/2016).

Perkara itu diketuai hakim agung Salman Luthan dengan anggota Sri Murwahyuni dan MS Lumme. Perkara Nomor 197 PK/Pid.Sus/2015 itu diketok pada 6 april 2016 dengan panitera pengganti Arman Surya Putra.

(dir/mso)