Banjir-Longsor di Geopark Ciletuh, Aktivitas Warga Terganggu

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 08:53 WIB
Longsor di kawasan Geopark Ciletuh
Longsor di jalur kawasan Geopark Ciletuh Sukabumi. (Foto: istimewa)
Sukabumi -

Akses jalan keluar dan masuk menuju kawasan Geopark Ciletuh, Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, hingga pagi ini masih terisolir. Timbunan longsor masih menimbun di ruas jalan menuju arah Palabuhanratu maupun Loji.

Informasi yang diperoleh detikcom, sejumlah wisatawan masih bertahan di sekitar home stay milik warga. Mereka parkirkan kendaraan di sejumlah minimarket dan tepi jalan di kawasan wisata tersebut. Selain itu aktivitas warga, khususnya pelajar, juga terganggu.

"Di lokasi titik longsor pertama di Tanjakan Cipeucang, longsor menutup seluruh bagian jalan yang titik pertama (timbunan) kurang lebih sekitar panjang 40 meter. Banyak pelajar dan warga yang hendak bepergian tertahan dan kemungkinan para pelajar ini tidak bisa sekolah terutama mereka yang berdomisili di Desa Taman Jaya-Ciwaru," kata warga, Aris Irvan, Senin (17/2/2020).

Menurut Aris, saat ini alat berat sudah mulai diterjunkan. Raungan suara kendaraan alat berat sudah mulai terdengar beraktivitas menyingkirkan material longsor. "Di bagian atas beko sudah mulai turun, semoga alat berat bisa menyelesaikan masalah longsor di tanjakan Cipeucang," tutur Aris.

Sebenarnya ada akses alternatif lain untuk keluar dari kawasan Geopark Ciletuh yakni melalui jalur Loji. Namun, akses jalan tersebut juga mengalami longsor yang juga cukup parah.

"Jalur Loji di wilayah Ciemas bawah atau tanjakan Puncak Soca juga mengalami longsor. Sehingga kendaraan roda dua ataupun empat tidak bisa keluar, kondisinya terisolir," kata Aris.

Tonton juga Bima Arya: Banjir Bukan Urusan Personal Leadership :

Selanjutnya
Halaman
1 2