Round-Up

Bupati Ciamis Akan Tuntut Hukum Ridwan Saidi soal Galuh 'Brutal'

Dadang Hermansyah - detikNews
Sabtu, 15 Feb 2020 09:38 WIB
budayawan Betawi Ridwan Saidi
Ridwan Saidi (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Ciamis -

Pernyataan budayawan Betawi, Ridwan Saidi, di sebuah channel YouTube menyebut Galuh artinya brutal hingga menyatakan di Ciamis tidak ada kerajaan, menuai polemik. Warga Ciamis protes dan mengecam Babe Saidi. Tak terkecuali Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Bupati Ciamis ikut menghadiri aksi dan membubuhkan tandatangan di kain putih sebagai bentuk protes. Bahkan Bupati Ciamis menegaskan siap menuntut secara hukum Ridwan Saidi atas persoalan tersebut.

"Kita tidak boleh arogan, tidak boleh brutal, kita tuntut secara hukum. Setuju ya semuanya," kata Herdiat di Alun-alun Ciamis, Jumat (14/2/2020).

Herdiat mengaku merasa terusik dengan ucapan Ridwan Saidi yang menyebut di Ciamis tidak ada Kerajaan Galuh dan mengartikan Galuh berarti brutal. Herdiat menanyakan dasar Ridwan Saidi menyebut hal itu.

"Kita tidak ujug-ujug ada Galuh, kita hasil penelitian, pengkajian, para ahli, para profesor yang menelitinya juga. Dan barang bukti peninggalan kerajaan Galuh ada bukti secara autentik," ujar Herdiat di hadapan masyarakat Ciamis.

Bupati Ciamis Terusik Gegara Ridwan Saidi Sebut Galuh 'Brutal'Bupati Ciamis Herdiat Sunarya (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)

Tonton juga Ocehan Leader King of The King Sukabumi :

Selanjutnya
Halaman
1 2