5 Tuntutan Warga Ciamis ke Ridwan Saidi soal Kerajaan Galuh 'Brutal'

Dadang Hermansyah - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 11:02 WIB
budayawan Betawi Ridwan Saidi
Ridwan Saidi (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Ciamis -

Warga Ciamis tersinggung oleh ucapan budayawan Betawi, Ridwan Saidi, yang menyebut Galuh artinya brutal dan di Ciamis tidak ada kerajaan. Berbagai elemen masyarakat Ciamis langsung gerak cepat merespons pernyataan Ridwan Saidi.

Akademisi, budayawan, kabuyutan, tokoh masyarakat dan Pemda Ciamis sebanyak 200 orang hadir melakukan pertemuan di Universitas Galuh Kabupaten Ciamis, Kamis (13/2/2/2020). Dalam pertemuan ini menghasilkan beberapa poin tuntutan yang ditujukan kepada Ridwan Saidi.

Berikut tuntutan perwakilan warga Ciamis:

- Pertama, kami tidak menerima pernyataan Ridwan Saidi pada channel Youtube macan idealis terkait di Ciamis tidak ada kerajaan karena indikator ekonomi.

- Kedua, kami tidak menerima pernyataan Ridwan Saidi yang menyatakan Galuh itu diartikan brutal. Padahal Galuh artinya hati yang terdalam.

- Ketiga, tidak menerima pernyataan Ridwan Saidi tentang prasasti di Ciamis dikatakan palsu.

- Keempat, Warga Ciamis meminta Ridwan Saidi datang ke Ciamis dalam waktu 2x24 jam untuk membuktikan segala omongannya.

- Kelima, apabila Ridwan Saidi tidak datang ke Ciamis maka warga Ciamis akan melaporkan persoalan ini kepada pihak yang berwajib.

Polemik 'Galuh Brutal', Warga-Tokoh Minta Ridwan Saidi Sambangi Ciamis:

Selanjutnya
Halaman
1 2