Banjir Lumpur Hambat Lalu Lintas di Simpang-Parakanmuncang Sumedang

Muhamad Rizal - detikNews
Minggu, 09 Feb 2020 21:52 WIB
Banjir bercampur lumpur genangi jalan di Sumedang
(Foto: Muhamad Rizal) Banjir bercampur lumpur genangi jalan di Sumedang
Sumedang -

Banjir bercampur tanah lumpur menggenangi sebagian Jalan Provinsi di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Mingggu (9/2/2020) sore.

Banjir lumpur terjadi sejak pukul 16.30 WIB saat hujan deras mengguyur kawasan Cimanggung sejak Minggu siang.

Material tanah lumpur yang menggenangi Jalan Raya Simpang-Parakanmuncang ini kurang lebih mencapai 1 kilometer dengan ketinggian banjir sekitar 30 sentimeter.

Akibatnya, sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh akibat jalan yang licin hingga kemudian arus lalu lintas di kawasan tersebut terhambat karena material tanah lumpur yang menutupi sebagian badan jalan hingga sekitar pukul 19.00 malam.

Sarif (38) Warga asal Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, mengatakan, banjir lumpur ini sudah terjadi beberapa kali, kemungkinan banjir tersebut merupakan kiriman dari atas pemukiman.

"Sudah beberapa kali terjadi, banjir ini sejak ada pembangunan perumahan di atas. Jadi mungkin ini lumpur dari bukit yang terbawa air sampai ke jalan," kata Sarif saat di lokasi, Minggu (9/2/2020).

Kata Sarif, banyak pengendara sepeda motor yang jatuh akibat jalan licin bercampur lumpur belum lagi ditambah jalan berlubang yang tidak terlihat.

"kasian aja, khususnya yang bawa motor. Harus lebih ekstra hati-hati, karena badan jalan yang tertutup banjir lumpur juga panjang, hampir 1 kilometer," katanya.

Sarif berharap, pemerintah Kabupaten Sumedang dapat mengatasi permasalahan banjir lumpur di kawasan ini, dengan solusi yang lebih baik. Pasalnya halaman depan rumah milik warga menjadi becek dan menghambat arus lalu lintas.

"Kami berharap ini Harus ada solusi supaya air tidak meluap ke jalan. Apakah tidak ada saluran drainase atau seperti apa harus ada solusi tentunya," kata Sarif.

(mud/mud)