Target Menang Pemilu 2024, PKB Jabar Gaet Pengurus Milenial

Yudha Maulana - detikNews
Minggu, 09 Feb 2020 18:57 WIB
Para petinggi parpol di Jabar kumpul di Kantor DPW PKB Jabar.
(Foto: Mukhlis Dinillah) kantor DPW PKB Jabar
Bandung -

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merekrut generasi milenial serentak se-Jawa Barat untuk menghadapi tantangan era industri 4.0. Para milenial itu akan menjadi Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC Kecamatan).

Perekrutan dengan tagline 'Konsolidasi Restrukturisasi Pembentukan Pengurus Anak Cabang (PAC)' dilaksanakan di setiap kecamatan di Jawa Barat yang dimulai sejak 1 Februari hingga akhir Februari 2020.

Sekertaris DPW PKB Jawa Barat Sidkon Djampi membenarkan bahwa DPW PKB Jawa Barat tengah melakukan konsolidasi restrukturisasi DPAC PKB dengan merekrut generasi milenial dengan batas usia maksimal 35 tahun.

"Batasan usia ini hanya bagi pengurus tanfidiyah (ketua harian) itu pun untuk ketua dan sekretaris, tapi untuk jajaran tingkat syuro (pembina) pengurus lainnya tidak kita batasi tapi semangat harus anak muda."ujar Sidkon yang juga ketua Fraksi PKB Jawa Barat dalam keterangan tertulisnya.

Keputusan rekrutmen generasi milenial ini beriring dengan amanat Muktamar Bali yang tertuang dalam keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP PKB) berkenaan dengan penyeragaman SK kepengurusan di seluruh Indonesia.

"Proses ini untuk Mengantisipasi perkembangan zaman, terutama laju dinamika politik lokal dan nasional," ucapnya

Konsolidasi kegiatan di Jawa Barat sudah dan tengah berlangsung sejak 1 Februari 2020, yang sudah seperti Kota Cimahi, Kota Bandung, Subang, Karawang, Bekasi, Kota Bekasi, Cirebon, Tasikmalaya, dan Kabupaten Tasikmalaya, dan hari ini tengah berlangsung di Kabupaten Bandung, Bandung Barat,
Sumedang danMajalengka.

Sementara itu Wakil ketua DPW PKB Jawa Barat Rahmat Hidayat Djati menambahkan bahwa semangat restrukturisasi DPAC PKB dengan melibatkan generasi milenial adalah upaya PKB menjadi partai pemenang di tahun 2024 mendatang di tengah puncak bonus demografi yakni pada periode 2020-2024, walaupun secara nasional periode bonus akan berakhir sekitar 2035-2038.

"Para pengamat mengatakan bahwa Puncak bonus demografi tercapai pada tahun 2020-2024 artinya kira-kira rekrutmen generasi milenial dan penguatan pembangunan sumber daya manusia untuk memaksimalkan itu."katanya

"Jika bonus demografi tidak disiapkan dengan maksimal melalui penciptaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan tangguh, maka dapat dikatakan "gagal" dalam memanfaatkan bonus demografi sebesar-besarnya di masa puncak bonus demografi itu," ujar Rahmat melanjutkan.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Fraksi PKB Jabar Asep Samsyudin yang merupakan tim adhoc Konsolidasi restrukturisasi DPAC Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung.

"Penjajakan sudah kami lakukan, alhamdullillah mendapat respon yang baik, insya Allah akan di hadiri juga ketua Frkasi PKB DPR RI H.Cucun Ahmad Samsurijal." ujarnya.

Tonton juga Prabowo Singgung 'Senyum Kecut' Sandi saat Bahas Utang Usai Pemilu :

[Gambas:Video 20detik]

(mud/mud)