Langgar Tata Ruang, The Great Asia Africa Lembang Harus Tutup Sementara

Mukhlis Dinillah - detikNews
Jumat, 07 Feb 2020 23:09 WIB
The Great Asia Afrika
Tempat wisata The Great Asia Africa di Lembang. (Foto: Wisma Putera/detikcom)
Bandung -

Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar menemukan sejumlah pelanggaran tata ruang dalam kawasan wisata baru The Great Asia Africa di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Pemkab Bandung Barat disarankan menutup sementara operasional kawasan wisata tersebut hingga perizinan selesai.

Kepala Bidang Penataan Ruang DBMPR Jabar, Bobby Subroto, menuturkan The Great Asia Africa dibangun di Kawasan Bandung Utara Zona L-1. Zona itu meliputi kawasan konservasi kawasan lindung, sempadan sungai dan situ, radius 50 meter dari mata air, serta lahan dengan kelerengan 40 persen atau lebih.

Selain itu, kata dia, Zona L-1 juga meliputi Taman Hutan Raya Ir H Djuanda, TWA Tangkuban Parahu, Cagar Alam Tangkuban Parahu, kawasan Observatorium Bosscha, koridor 250 meter kiri kanan Sesar Lembang, Kawasan Rawan Bencana III Gunung Api Tangkuban Parahu, hutan produksi, dan ruang terbuka hijau. "Zona L-1 ini menjadi daerah kawasan lindung atau zona kawasan khusus dan mempunyai risiko bencana tinggi," ucap Bobby di kantor DBMPR, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (7/2/2020).

"Dia itu ada di dalamnya (sempadan sungai), harusnya itu tidak boleh. Kan kami di dalam rekomendasi, itu dilarang. Kami sudah sampaikan ke teman-teman dinas Kabupaten Bandung Barat tolong itu diperhatikan," kata Bobby menambahkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2