Revitalisasi Gedung Sate-Pakuan, TACB Tunggu Usulan Pemprov Jabar

Mukhlis Dinillah - detikNews
Jumat, 07 Feb 2020 14:40 WIB
Gedung Sate Bandung
Gedung Sare (Foto: Mukhlis Dinillah/detikcom)
Bandung -

Pemprov Jabar bakal merevitalisasi Gedung Sate dan Gedung Pakuan tahap dua. Pengerjaan kali ini akan menyentuh bangunan di dalam kedua gedung bersejarah tersebut.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Bandung Harastoeti Sudibyo mengaku belum mengetahui mengenai adanya rencana revitalisasi tahap dua tersebut. Pihaknya masih menunggu koordinasi dari Pemprov Jabar.

"Saya belum tau (revitalisasi tahap dua). Ya (menunggu), biasanya semuanya sudah diatur oleh mereka (Pemprov Jabar). TACB cuma buat proforma saja," kata Harastoeti, Jumat (7/2/2020).

Dia menegaskan Pemprov Jabar tidak boleh melakukan perubahan pada bangunan Gedung Sate dan Pakuan tanpa seizin TACB. Ia khawatir pembangunan tersebut menyentuh bangunan bersejarah atau cagar budaya.

"Gedungnya tidak boleh disentuh tanpa ada rekomendasi dari TACB. Mana tau yang dibongkar itu merupakan elemen bangunan yang penting atau bersejarah," ujar Harastoeti.

Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jabar, Iip Hidajat mengatakan tidak akan gegabah dalam mengerjakan revitalisasi Gedung Sate dan Pakuan. Pihaknya akan meminta rekomendasi dari TACB sebelum melakukan pembangunan.

Menurutnya saat ini rencana pengerjaan revitalisasi tersebut masih dalam tahap penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK). Setelah rampung baru berlanjut pada lelang DED (detail engineering design) dan lelang penyedia jasanya.

"Bangunan itu berhubungan erat dengan sejarah. Kami berkoordinasi dengan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) untuk mendapatkan rekomendasi, jadi tidak bisa sembarangan. Pengerjaannya kita targetkan selesai akhir tahun 2020," tutur Iip beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, tahun ini ada beberapa bagian yang akan dibenahi di Gedung Sate. Di antaranya ruang perkantoran yang sejak lama belum pernah mendapatkan sentuhan pembangunan.

"Ada juga pembangunan kubah masjid dan pendirian patung dengan tema Jabar dari Selasar Sunaryo. Kemudian, ada sedikit perbaikan taman dan lahan parkir motor. Lahan parkir mobil belum kita lakukan sekarang jadi bertahap. Anggarannya Rp 23 miliar," kata Iip saat dihubungi, Rabu (5/2).

Selain Gedung Sate, program revitalisasi juga menyentuh rumah dinas Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Gedung Pakuan, dengan anggaran yang disiapkan Rp 5,8 miliar. Pembangunannya menyentuh pembenahan interior ruang rapat dan pertemuan.

"Jadi memang fokusnya ke pembenahan ruang rapat dan pertemuan. Memang belum ada pembangunan selama ini. Anggarannya Rp 5,8 miliar," ucap Iip.

Simak Juga Video "Yuk, Intip Proses Revitalisasi Taman Ismail Marzuki"

[Gambas:Video 20detik]

(mud/mso)