PNS Terlibat King of The King, Ridwan Kamil: Kalau Melanggar Kita Sanksi

Wisma Putra - detikNews
Jumat, 31 Jan 2020 11:17 WIB
Ridwan Kamil
Foto: Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Mukhlis Dinillah/detikcom)
Kabupaten Bandung -

Setelah ramai Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire, masyarakat kembali digegerkan King of The King. Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan perlu ada penelitian terkait kemunculan kerajaan-kerajaan fiktif tersebut.

"Fenomena ini harus diteliti dulu, apakah ini komunitas atau ada aspek pelanggaran hukum yaitu pembohongan publik," kata Ridwan Kamil di Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jumat (31/1/2020).

Terkait ASN Kabupaten Karawang yang terlibat kelompok King Of The King, pria yang akrab disapa Kang Emil akan menelusuri informasi tersebut.

"Kalau pun ada ASN yang terduga ikut-ikutan seperti itu kita akan teliti dulu. Teliti dulu dan akan kita kroscek pada aturan apakah ada pelanggaran yang sifatnya administratif atau pelanggaran yang sifatnya perdata, kita akan periksa dulu," ungkapnya.

Dia mengaku belum bisa memberi banyak komentar terkait keterlibatan ASN Karawang di kelompok King of The King. Namun, pihaknya akan menyiapkan sanksi apabila yang bersangkutan terbukti bersalah.

"Perhari ini saya belum ada komentar. Kalau ada pelanggaran akan kita beri sanksi," tambahnya.

Kang Emil mengimbau kepada masyarakat untuk bijaksana dalam berorganisasi. Bergabunglah dengan organisasi yang memilik badan hukum.

"Himbauannya, kita fokus pada komunitas yang jelas asal usulnya, jelas tujuannya, dan kebermanfaatan nya. Kalau asal komunitasnya hasilnya akan seperti yang sekarang, sehingga menghabiskan waktu dengan kegiatan yang tidak produktif dan mubazir," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Juanda (48) disebut sebagai petinggi kelompok King of The King. Dia merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Karawang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang Asep Aang Rahmatullah mengaku telah memanggil Juanda untuk dimintai keterangan terkait keterlibatannya di kelompok King of The King.

"Kami sudah memanggil yang bersangkutan untuk dimintai konfirmasi dan klarifikasi terkait aktivitasnya di King of The King," kata Asep saat ditemui di kantornya, Kamis (30/1/2020).

Simak Video "Viral Pembentangan Spanduk 'King of The King' di Nganjuk"

[Gambas:Video 20detik]

(mso/mso)