Pemkot Bandung Cek Sekolah yang Pekerjakan Pengajar WN China

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 14:01 WIB
Pemkot bandung waspadai virus corona
Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung -

Pemerintah Kota Bandung melakukan pengecekan sejumlah sekolah yang mempekerjakan tenaga pengajar dari luar negeri. Pemkot Bandung memastikan tidak ada WN pengajar asal China yang terjangkit virus Corona.

Kepastian itu berdasarkan hasil pengecekan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung ke sekolah Stamford School yang terletak di Jalan Citra Garden, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung pada Rabu (29/1/2020). Di sekolah ini ada empat orang tenaga pengajar asal China.

"Alhmdulillah di sini juga dilakukan pemeriksaan. Sehingga tenaga kerja (China) di sini sebanyak empat orang yang dua barusan sedang mengajar. Tapi sudah mendapatkan jaminan artinya dilakukan pemeriksaan oleh pihak menajemen. Mereka semua dilakukan pemeriksaan oleh pihak manajemen, Insya Allah keamanannya bisa dijamin," ucap Kepala Disnaker Kota Bandung Arif Syaifuddin usai pengecekan.

Berdasarkan hasil pengecekan, kata Arif, empat pengajar di sekolah tersebut memang tidak pulang ke China beberapa hari lalu atau dalam waktu dekat ini. Adapun yang baru dari luar negeri hanya satu orang dari Taiwan.

"Memang ada satu orang yang baru pulang di Taiwan, tapi dia di Taiwan pulang ke sini sebelum terjadi wabah di sana, pada Januari awal, itu dari Taiwan bukan dari Wuhan China," kata Arif.

Arif menambahkan total pekerja atau tenaga pengajar di Kota Bandung yang berasal China 47 orang. Mereka tersebar di 18 perusahaan bidang pendidikan atau perusahaan lain di Kota Bandung.


Menyusul merebaknya virus Corona ini, Disnaker berinisiatif melakukan pengecekan terhadap para pegawai itu. Pihaknya menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan ke sejumlah pekerja asal China di Bandung dalam tiga hari.

"Kalau laporan (pegawai terjangkit Corona) enggak. Ini inisiatif kami saja melakukan hal ini dalam rangka mengantisipasi jangan sampai merebak. Kita ketahui bahwa saat ini wabah Corona sedang lumayan menghebohkan kita semua kebetulan kita harus antisipasi kondisi ini dengan melakukan penyisiran ke beberapa tempat usaha yang pekerjanya dari China," tuturnya.


Sementara itu HRD Stamford School Purnama Chrisnawati menyatakan pihaknya sekolah juga sudah melaksanakan beragam upaya untuk mencegah virus Corona. Empat pengajar asal China sudah dilakukan pengecekan kesehatan secara rutin.

"Kita tiap pagi ada cek temperatur badan, berlaku untuk semua siswa, semua staf, semua guru bahkan untuk yang mengantar pun kita cek temperatur tubuhnya," kata dia.


(dir/ern)