Kesaksian Waras Wasisto Beratkan Iwa Karniwa di Sidang Suap Meikarta

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 27 Jan 2020 21:49 WIB
Sidang meikarta dengan tersangka iwa karniwa
Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung -

Kesaksian Anggota DPRD Jawa Barat Waras Wasisto memberatkan terdakwa kasus suap Meikarta, Iwa Karniwa. Waras mengaku diminta menjembatani antara Pemkab Bekasi dengan Iwa yang saat itu Sekda Jabar. Anggota dewan dari Fraksi PDIP itu juga menjelaskan soal pemberian uang pada Iwa.

Bantuan yang diberikan Waras ini berawal saat anggora DPRD Kabupaten Bekasi Soleman menghubungi Waras. Menurut Waras, saat itu ia diminta oleh Soleman menjembatani komunikasi antara Neneng Rahmi Nurlaili eks Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi dengan Iwa Karniwa.

"Pak Soleman ini menghubungi saya lebih dari sebulan. Karena sibuk saya belum tanggapi. Tapi terus-terusan hubungi. Setelah satu bulan, Pak Soleman memaksa agar bisa dihubungi dengan Pak Iwa. Agak sedikit memaksa, akhirnya ada waktu pas bertemu di Kilometer 39 (rest area tol Cipularang)," ucap Waras saat bersaksi dalam lanjutan sidang dengan terdakwa Iwa Karniwa di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (27/1/2020).

Waras mengaku memang memiliki hubungan dekat dengan Iwa sejak ia dilantik menjadi anggota DPRD Jabar periode pertama tahun 2014. Saat itu hubungannya bersifat antara legislatif dan eksekutif. Saat itu, Iwa masih menjabat sebagai Asisten Daerah (Asda) II.

Kembali ke pertemuan di rest area Km 39. Saat itu pertemuan terjalin antara Waras, Soleman, Neneng Rahmi dan Hendry Lincoln yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Dinas PUPR. Menurut Waras, saat itu, Neneng dan Hendry menyampaikan agar minta dihubungkan dengan Iwa.

"Hanya ingin dikenalkan ke Pak Iwa. Saat itu terkait pansus RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) terkait kelancaran proses selanjutnya," tuturnya.

Waras menyanggupi dan langsung menelepon Iwa. Saat itu, sambung Waras, Iwa menjawab akan mengatur waktu yang pas untuk bertemu. Singkat cerita, Iwa menghubungi Waras untuk bertemu di Km 72. Pertemuan antara Iwa dengan Waras, Soleman, Hendry Lincoln dan Neneng Rahmi pun terjadi.


Waras menyampaikan saat itu ia baru mengetahui bahwa permintaan untuk dikenalkan ke Iwa ini terkait usuran substansi atau pengesahan RDTR yang diajukan Pemkab Bekasi ke Pemprov Jabar. Menurut Waras, saat itu Iwa menyanggupi untuk membantu Pemkab Bekasi.

"Pak Iwa bersedia membantu. (Terkait biaya) Permintaan secara khusus enggak mendengar, tapi ketika Hendry dan Neneng Rahmi kembali (pulang) Pak Iwa sampaikan mereka mau bantu tapi itu mah kurang. Pak Iwa-nya ngomong," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2