Sungai Cinambo Tinggi, Warga Adipura Khawatir Banjir Kembali Menerjang

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Minggu, 26 Jan 2020 12:09 WIB
Ketinggian air Sungai Cinambo sudah mencapai bibir sungai/Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung -

Banjir di kawasan Gedebage Bandung turut merendam perumahan Adipura. Meski berangsur surut, sisa genangan banjir masih terlihat.

Berdasarkan pantauan detikcom pada Minggu (26/1/2020), sisa genangan banjir terlihat di perumahan Adipura, cluster Tulip, RW 10 Kelurahan Rancabolang, Kecamatan Gedebage. Air menggenang di salah satu gang.

Ketinggian air tak terlalu tinggi, hanya setinggi mata kaki orang dewasa. Kendaraan pun masih bisa melintas. Terlihat juga sejumlah anak tampak bermain di genangan banjir itu.

Mito (35) ketua RW 10 mengatakan banjir saat ini memang berangsur surut. Namun sejak Jumat tengah malam, air datang dan menggenangi hampir semua rumah warga.

"Ada 120 rumah yang kebanjiran. Sebagian warga ada yang mengungsi ke masjid. Tapi sekarang sudah kembali lagi karena sudah surut," kata Mito saat berbincang dengan detikcom di perumahan Adipura.


Menurut Mito, banjir ini disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi. Selain itu, banjir yang melanda cluster Tulip, disebabkan meluapnya sungai Cinambo. Sungai itu sendiri memang berada di samping cluster Tulip.

"Indikasinya itu ya karena sungai Cinambo meluap kemarin tengah malam," kata dia.

Menurut Mito, banjir saat ini berangsur surut. Sebab dilakukan pemompaan yang airnya dibuang ke sungai Cinambo. Namun, dia juga merasa khawatir bila hujan kembali turun dan sungai

Pantauan detikcom, ketinggian sungai Cinambo juga sudah mencapai bibir sungai.

"Sekarang memang surut, tapi yang ditakutkan hujan lagi, kemudian masuk lagi airnya. Karena selisihnya dari sungai ke perumahan hanya 65 sentimeter," tutur Mito.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema bersama Dandim 0618/BS Kolonel Inf Herry Subagyo turut memantau kondisi banjir di kawasan Gedebage. Irman menyatakan pihak kepolisian dan aparat pemerintah setempat sudah melakukan upaya untuk menyurutkan banjir.

"Upaya meminimalisir debit air dilakukan dengan menggunakan mobil pompa penyedot air yang dibuang ke Cibambo. Berdaya 247 liter perdetiknya, tapi sungai Cinambo sudah tinggi. Tidak menutup kemungkinan apabila hujan, kemungkinan balik lagi. Tapi saat ini kita solusi dan upaya bisa dikeluarkan terlebih dahulu," kata Irman.


Irman menambahkan pihaknya menyiagakan personel di area banjir Gedebage. Selain untuk membantu evakuasi, polisi juga akan berpatroli guna mengingatkan warga mengungsi saat banjir kembali datang.

"Sejauh ini mereka bertahan. Tapi kita akan melakukan patroli mengecek sejauh mana dan kita sarankan (mengungsi) mengantisipasi curah hujan tinggi. Nanti kita siapkan posko jaga," ucap Irman.

(dir/ern)