Sempat Disidang, Pembunuh Bayaran di Indramayu Meninggal

Sudirman Wamad - detikNews
Jumat, 24 Jan 2020 20:57 WIB
Momen saat terdakwa Warsudin menjalani sidang di PN Indramayu. (Foto: Tangkapan layar Instagram akun @kejari_indramayu)

Andreas mengatakan bahwa Warsudin mengidap TBC. Sehingga, orang yang mengikuti persidangan diwajibkan memakai masker agar tak tertular. Nahasnya, Warsudin meninggal dunia dua hari setelah menjalani persidangan.

"Iya (TBC), kemarin (Kamis) meninggal," ucapnya.

Andreas menambahkan Warsudin dan dua terdakwa lainnya dituntut Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman kurungan penjara 12 tahun.

Sebelumnya, DRH (50) warga Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terlibat pembunuhan anak kandung, Carudin (32). Ia menyewa pembunuh bayaran untuk mengeksekusi mati sang anaknya tersebut.

Kapolres Indramayu yang saat itu dijabat AKBP M Yoris Maulana Marzuki mengatakan pengungkapan kasus pembunuhan tersebut berawal dari temuan mayat pria di kawasan Hutan Lindung Gunung Kalong, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin 26 Agustus 2019. Belakangan jasad tersebut ialah Carudin.

"Kita awalnya identifikasi korban. Kemudian kita mengetahui korban memiliki mobil. Kita selidiki mobil korban dititipkan ke salah seorang saksi," kata Yoris di Mapolres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Indramayu, Jumat (27/9/2019).


(bbn/bbn)