Santri di Bandung Diduga Dianiaya Ustaz, Orang Tua Lapor Polisi

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 24 Jan 2020 14:56 WIB
Foto: Cuplikan aksi dugaan penganiayaan yang dilakukan seorang ustaz terhadap santrinya (Yudha Maulana/detikcom)
Cimahi -

Aksi dugaan penganiayaan yang menimpa seorang santri di lingkungan pesantren di Cigondewah, Kabupaten Bandung terekam kamera CCTV pada Minggu (19/1/2020) sore.

Dalam tayangan berdurasi satu menit itu, terlihat seorang santri dijewer dengan keras berulang-ulang oleh seorang pria, yang diduga pendidik atau ustaz di tempat tersebut. Santri itu 'dihukum' dengan kondisi telanjang dada.

Dedi Gunadi (42) orang tua korban mengatakan, anaknya yang berinisial MDZ (17) pulang ke rumah pada Minggu (19/1/2020) malam. Ia kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya kepada orang tuanya.

"Dia ditampar, dan dilemparkan id card dalam bentuk gepokan, kupingnya ditarik-tarik, tidak sesuai SOP saat memberikan hukuman, menurut saya ini penyiksaan," kata Dedi saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jumat (24/1/2020).

Menurutnya, MDZ mengakui telah berbuat kesalahan. Namun, hukuman yang menimpa anaknya dinilai terlalu berlebihan. "Kalau hukuman biasanya kepala dibotaki sampai lulus, push up, tapi yang ini berlebihan," ucap Dedi.

Dia mengungkapkan, pihak pesantren pernah menghubunginya untuk mengklarifikasi masalah. Namun ia memilih untuk menempuh jalur hukum, dengan melaporkan pria yang diduga menganiaya anaknya ke Polres Cimahi.

"Anaknya mengalami trauma, ada luka di kuping. Kemarin divisum dan hasilnya sudah diserahkan ke polisi. MDZ sempat tak bisa menoleh kanan-kiri, karena lehernya sakit juga," ujarnya.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro, membenarkan pelaporan tersebut. Pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan kekerasan fisik yang diterima korban.

"Betul laporannya sudah kami terima. Kami sudah melakukan pengumpulan bahan keterangan dan olah TKP. Kami juga mengidentifikasi laporan tersebut ke pihak sekolah," ujar Yohannes.

Dugaan penganiayaan tersebut terekam kamera CCTV. Saat ini pihaknya segera melakukan pemanggilan terhadap korban, pelaku, dan saksi.

"Pelapor dan korban akan diambil keterangan agar kronologisnya lebih jelas. Visum sudah dilakukan dan menunggu hasilnya. Terkait kasus ini kami mengedepankan restorative justice atau pendekatan hukum demi memperhatikan kepentingan anak sebagai korban," ujarnya.

Simak Video "Ngeri! Mobil Lindas Pria di Bandung, Lalu Melesat Pergi"

[Gambas:Video 20detik]

(mso/mso)