Nelayan Jodang Tewas Tenggelam di Muara Karangtirta Pangandaran

Faizal Amiruddin - detikNews
Jumat, 24 Jan 2020 10:52 WIB
Foto: Faizal Amiruddin
Pangandaran -

Didi alias Tonton (40), seorang nelayan jaring warga Dusun Ciheras Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, tewas tenggelam di Muara Karangtirta, Jumat (24/1/2020).

Informasi yang dihimpun, Toton sekitar jam 7 pagi berangkat ke muara. Dia berniat memperbaiki jodang yang rusak. Jodang adalah jaring penangkap ikan di muara. Bentuknya mirip jaring sirib, namun berukuran besar.

Saat membetulkan jaring jodang itu, Toton terpeleset. Dia jatuh ke muara yang memiliki kedalaman lebih dari 5 meter. Rupanya pria lajang itu tidak bisa berenang. Dia tak kuasa kembali ke permukaan. Beruntung kejadian jatuhnya Toton diketahui oleh nelayan jodang lainnya.

"Ketika saya datang, warga sudah berkumpul. Saat itu belum ada yang berani turun melakukan pencarian," kata Udin Marsidin (68) paman korban.

Tak lama berselang ada beberapa remaja yang memiliki kemampuan menyelam. Pencarian terhadap Tonton, mulai dilakukan. Setelah satu jam, Toton akhirnya ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi jodang miliknya. "Kondisinya sudah tak bernyawa," kata Udin.

Jenazah korban lalu dibawa ke rumah duka. Tak ayal kejadian ini memantik kesedihan bagi keluarga korban. Ibu kandung korban, Onah tak kuasa menahan tangis. Anak lelaki yang selama ini dikenal rajin bekerja membantu orangtua, harus meninggal dunia dengan cara tragis.

Sementara itu sejumlah tetangga korban mengaku tak menyangka jika Toton tak bisa berenang. "Setiap hari mencari nafkah di air, tapi tak bisa berenang. Saya pikir dia bisa berenang," kata Yanto, tetangga korban.

Yanto mengatakan sebagai warga pesisir keterampilan berenang seharusnya sudah dimiliki sejak kecil.

Kapolsek Sidamulih Iptu Jaja Hidayat membenarkan adanya kejadian tersebut. "Korban sudah diserahkan ke pihak keluarga. Diduga korban terpeleset ke muara, tak bisa berenang," katanya.

(ern/ern)