Bayi yang Diviralkan Neneknya Karena Hidrosefalus Meninggal Dunia

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 23 Jan 2020 10:42 WIB
Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi -

Lebih dari 10 hari mendapat penanganan medis, Melvan Alghivari (sebelumnya ditulis M Ervan Alghivari), bayi berusia 2 bulan yang menderita hidrosefalus meninggal dunia. Bayi yang viral karena neneknya meminta bantuan kepada wali kota Sukabumi itu menghembuskan nafas terakhir pada Rabu (22/1/2020) petang kemarin.

Kondisi putra pasangan Intan Permatasari dan Aris Maulana itu sempat membaik setelah sebelumnya mendapat penanganan intensif di rumah sakit, bahkan rencananya akan pulang hari ini.

"Kemarin dari pagi sampai siang kondisinya sudah stabil, kata dokternya juga ini sudah mendingan. Awalnya kan di ruang PICU, karena stabil dimasukkan ke ruang perawatan teratai," kata Deri, paman almarhum bayi kepada detikcom, Kamis (23/1/2020).

Meski membaik, kondisi bayi malang itu tiba-tiba naik turun lalu semakin memburuk hingga sekitar pukul 17.00 WIB bayi itu meninggal dunia. "Sekitar pukul 15.00 WIB drop, sampai jam 17.00 WIB makin memburuk. Matanya sudah enggak gerak, sudah kaku tapi detak jantung masih ada sampai akhirnya meninggal," lanjut Deri.


Bayi Melvan dimakamkan di TPU Taman Bahagia, sekitar 250 meter dari rumah duka di Kelurahan Benteng, Kota Sukabumi. Isak tangis mewarnai prosesi keberangkatan bayi hingga ke liang lahat.

Sempat Berobat Alternatif

Intan Permatasari, ibu bayi tersebut mengaku kondisi putra pertamanya itu memang sempat membaik dan rencananya akan pulang hari ini. Namun pada sore kemarin kondisinya memburuk.

"Rencana pulang hari ini karena kondisinya sempat membaik, stabil. Kata dokter juga begitu, namun sore kemarin detak jantung turun bahkan jantungnya bocor," isak Intan.

Melvan mendapat perawatan selama 13 hari dan masuk ke ruang PICU selama satu minggu. "Sebelum penanganan medis sempat mendapat pengobatan alternatif di Ciranjang, Cianjur selama 14 hari tapi kondisinya tidak membaik," tandas Intan.

Sebelumnya, kondisi bayi Melvan sempat menjadi sorotan karena diviralkan sang nenek Eusi Nani Suryani. Video sang nenek yang meminta bantuan karena cucunya mengidap hidrosefalus tersebar di aplikasi perpesanan dan sejumlah grup. Video berdurasi 2.06 menit itu disebar oleh sang nenek dengan harapan cucunya bisa disembuhkan.

"Assalamuallaikum, nama saya ibu Euis Nani Suryani dari Benteng Tengah RT 5 RW 2 Kota Sukabumi. Saya punya masalah yang sangat berat buat saya, saya punya cucu punya penyakit yang kelainan membuat kepalanya besar. Mudah-mudahan ada yang mendengar, karena kepalanya terus membesar. Sudah saya menderita, banyak masalah yang sulit yang tidak bisa saya utarakan satu persatu," ucap nenek itu sebagaimana dalam video yang dilihat detikcom, Senin (13/1/2020).

"Sangat sedih. Ke siapa harus mengadu, saya orang keterbatasan, enggak mampu. Kemana harus berobat, ke orang pintar sudah, tapi tetap membesar," katanya lagi.

Simak Juga Video "Nyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Sindikat Penjualan Bayi di Palembang"

[Gambas:Video 20detik]

(sya/ern)