Sederet Pernyataan Kontroversial Petinggi Sunda Empire

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 21 Jan 2020 11:19 WIB
Video petinggi Sunda Empire, Raden Rangga. (Foto: Tangkapan layar dari video di medsos)
Bandung - Kemunculan Sunda Empire membuat geger masyarakat. Sederet pernyataan kontroversial dilontarkan petinggi kelompok itu, dari mulai klaim beranggota 54 negara hingga mampu kendalikan nuklir.


Pernyataan itu dilontarkan Rangga Sasana atau HRH Rangga atau Raden Rangga melalui video yang diunggah di YouTube. Pernyataan Rangga memang bikin warga geleng-geleng kepala.

1. Sunda Empire ialah Kekaisaran

Dalam video itu, pria berseragam dengan topi flat cap biru muda itu bercerita tentang Sunda Empire-Earth Empire. Menurutnya, Sunda Empire-Earth Empire itu merupakan sebuah kekaisaran matahari.

"Sunda Empire Earth Empire itu adalah kekaisaran matahari, kekaisaran bumi. Juga diartikan Sunda itu suku Sunda tapi ini adalah tindakan, proses turun-temurun kekaisaran dari dinasti ke dinasti dan saat ini dinasti Sundakala," ucap pria yang ditulis dalam video bernama HRH Rangga.

2. Klaim Beranggota 54 Negara, Termasuk Rusia dan Korea Utara

Menurut Rangga, Sunda Empire ini terbagi menjadi enam wilayah. Pertama ada Sunda Atlantik di mana Bandung sebagai tera cop diplomatik dunia.

"Kedua, Sunda Nusantara adalah tatanan negara di mana tatanan tersebut dimulai dari Benua Australia, Papua Nugini, Indonesia di dalamnya. Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Benua Cina seluruhnya. Mongolia kemudian Rusia di dalamnya dari beberapa negara kemudian Jepang, kemudian sampai ke Korea Selatan dan Korea Utara. Kurang lebih Sunda Nusantara meliputi 54 negara di dunia," tuturnya.

Pernyataan Kontroversial Petinggi Sunda EmpireKegiatan Sunda Empire-Earth Empire (Foto: Tangkapan layar di facebook yang viral)
"Selanjutnya Sunda Eropa, kemudian Sunda Pasifik, kemudian Sunda Archipelago, kemudian Sunda Mainland," dia menambahkan.

Menurut Raden Rangga, Sunda Empire-Earth Empire atau kekaisaran itu berada di bawah pimpinan perdana menteri dunia atau Grand Prime Minister. Di bawahnya, ada gubernur jenderal yang memimpin Sunda Nusantara.

"Bicara Nusantara bukan bicara Indonesia, ada 54 negara. Kalau itu dia adalah Gubjen Eropa itu the king of king. Istilah kerennya Gubjen," ujar Rangga.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3