Petugas Cari Monyet Langka Surili di Cianjur yang Disangka Siluman

Ismet Selamet - detikNews
Minggu, 19 Jan 2020 12:54 WIB
Seekor Surili tertangkap kamera sedang berada di atas atap sebuah masjid di Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, Cianjur. (Foto: dok.Camat Cibeber Cianjur)
Cianjur - Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) wilayah I Jawa Barat masih melakukan upaya pencarian dan evakuasi monyet langka surili di Desa Sukaraharja, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Bahkan, petugas sudah memasang dua buah perangkap di lokasi yang diduga kerap menjadi lokasi munculnya surili yang sempat disangka siluman oleh warga setempat.

"Petugas sudah cek lokasi pada Jumat (17/1/2020) lalu, alat pendeteksi dan dua perangkat sudah dipasang. Rencananya Senin (20/1/2020) tim akan meninjau lagi ke lingkungan desa tersebut," kata Kepala Seksi BBKSDA Wilayah II Bidang Wilayah I Jawa Barat, Nur Lestari saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (19/1/2020).


Nur mengaku belum bisa memastikan apakah surili itu merupakan peliharaan yang lepas atau terpisah dari kelompoknya. Namun jika dilihat dari lokasi, Cibeber bukan merupakan habitat dari suliri.

Tetapi, menurut Nur Lestari, banyaknya pohon buah di Desa Sukaraharja membuat surili berkeliaran di lingkungan tersebut. "Habibatnya kan di Gunung Gede Pangrango kalau di Cianjur. Dengan banyaknya buah di sana, membuat mereka bertahan dan berkeliaran di sana," ucapnya.

"Jika memang bisa berdampingan dengan warga tentu bagus, tapi jika perlu dievakuasi kami akan segera evakuasi. Kita lihat perkembangan besok dari tim di lapangan," tutur Nur menegaskan.


Sementara itu, Camat Cibeber Ali Akbar mengungkapkan, saat pencarian bersama tim dan warga di lingkungan Desa Sukaraharja, seekor surili sempat terlihat di Kampung Cisalak. Namun petugas belum berhasil mengevakuasinya.

"Ada juga warga yang melihat seekor surili di dekat Masjid di Desa Sukaraharja," ujarnya.

"Kami harap tim dari BKSDA bisa segera mengevakuasi surili tersebut. Sebab dikhawatirkan ada orang tidak bertanggung jawab yang memburu atau menembak monyet langka itu. Kami sudah keluarkan imbauan untuk tidak menangkap, menembak, apalagi membunuh surili jika memang menemukannya," tutur Ali Akbar menambahkan. (bbn/bbn)