Jabar Sepekan: Heboh Kerangka Manusia Duduk dan Geger Sunda Empire

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 18 Jan 2020 09:43 WIB
Foto: Kerangka manusia duduk di sofa rumah kosong di Kabupaten Bandung (dok. Polsek Margahayu)
Bandung - Sejumlah peristiwa di Jawa Barat mewarnai sepekan terakhir ini. Beberapa topik berita juga menyedot perhatian pembaca detikcom.

Dari mulai jalan berasap di Kota Bandung, penemuan kerangka manusia yang tengah duduk di atas sofa rumah kosong hingga kemunculan kelompok Sunda Empire-Earth Empire yang bikin heboh.

Jalan Berasap di Bandung

Kepulan asap tiba-tiba muncul dari jalanan aspal pas persimpangan Jalan Pasteur-Cipaganti, Kota Bandung, Senin (13/1/2020). Penyebab munculnya asap tersebut belum diketahui.

Berdasarkan video berdurasi 9 detik yang diposting di twitter akun @infobdg, kepulan asap putij tersebut muncul di aspal yang berada tepat di pemberhentian lampu lalu lintas. Asap berwarna putih itu muncul dari dua titik.

detikcom mendatangi lokasi sekitar pukul 13.30 WIB, kepulan asap tersebut sudah tidak ada. Hanya terlihat sejumlah petugas dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung.

"Kami terima laporan sekitar pukul 12.17 WIB dan datang pukul 12.21 WIB. Tapi asap sudah tidak ada," kata salah seorang petugas Diskar PB di lokasi.

Beberapa hari kemudian, penyebab jalan berasap ini terungkap setelah petugas terpaksa membongkar aspal jalan untuk mencari tahu sumber asap tersebut.


Pembongkaran dilakukan UPT Cibeunying Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung pada Selasa (14/1) mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai pukul 10.00 WIB.

Saat proses pembongkaran, asap kembali muncul dengan intensitas kecil dan singkat. Material yang dibongkar terlihat ada tiga lapis mulai dari aspal, cat merah dan hitam.

"Asap ini awalnya dikira dari jalur kabel, ternyata lapisan cat (di atas aspal)," kata pelaksana teknis pemeliharaan jalan dan saluran UPT Cibeunying, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Asep Suryana di lokasi.

Ia menyebut material cat yang teksturnya menyerupai karet itu mengeluarkan asap karena adanya tekanan dari kendaraan melintas.

"Karet ini kalau ada tekanan, menimbulkan asap saat ditekan. Nah cat ini bahannya apa Dishub yang tau," ungkap dia.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5