Niat Bikin Akik, Warga Indramayu Ternyata Bawa Fosil Gajah Purba

Sudirman Wamad - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 17:32 WIB
Fosil gajah purba yag ditemukan warga di Indramayu. (Foto: Dok.TACB Indramayu)
Fosil gajah purba yag ditemukan warga di Indramayu. (Foto: Dok.TACB Indramayu)
Indramayu - Masyarakat Kabupaten Indramayu digemparkan dengan penemuan fosil gajah purba. Fosil gajah purba itu ditemukan di Dusun Ciwado, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Indramayu, Jawa Barat.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu Dedy S Musashi menyebutkan fosil gajah purba atau stegodon ini berukuran 32 sentimeter dan memiliki lingkar tulang sebesar 22 sentimeter. "Kita sudah konsultasi dengan peniliti utama Balai Arkeologi (Balar) Bandung, DR Lutfi Yondri, dan dapat dipastikan bahwa fosil itu adalah stegodon atau gajah purba," kata Dedy dalam keterangan yang diterima detikcom, Kamis (16/1/2020).

Dedy mengaku belum bisa memastikan usia fosil tersebut. "Harus ada penelitian lanjut. Ya melibatkan paleontologi dan geologi. Tapi berdasarkan literasi, gajah purba itu diperkirakan hidup pada masa pleistosen atau 1,5 juta tahun lalu," kata Dedy.


Ia menceritakan fosil gajah purba itu ditemukan oleh warga Desa Cikawung bernama Unang Herman. "Awalnya membiarkan, tapi tertarik untuk dibawa pulang dan dibuat batu akik," kata Dedy.

Dedy mengatakan saat itu Unang sempat menyimpan fosil tersebut di pos wisata Ciwado. Unang menyadari bahwa batu tersebut fosil gajah purba setelah mendapat informasi dari salah seorang fotografer asal Jakarta.

"Katanya masyarakat sini banyak yang tidak tahu tentang fosil ini. Sehingga dimanfaatkan untuk batu akik dan lainnya, seperti meja dapur," ucap Dedy.

TACB Kabupaten Indramayu sudah melaporkan kepada Balar Bandung dan Balai Pelestarian Cagar Budaya di Banten. Pihaknya akan menindaklanjuti ke Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran.


Tonton juga Fosil Rahang Gajah Purba Ditemukan di Lahan Warga :

[Gambas:Video 20detik]

(bbn/bbn)