Diduga Cuaca Buruk, Harga Cabai Rawit di Purwakarta Rp 80 Ribu per Kg

Dian Firmansyah - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 15:25 WIB
Foto: Dian Firmansyah
Purwakarta - Kenaikan harga sayur mayur terjadi salah satunya di Pasar Tradisional Pasar Rebo, di Jalan Kapten Halim, Kecamatan Nagri Kidul, Kabupten Purwakarta, Jawa Barat. Kenaikan tertinggi terjadi pada komoditi jenis cabai seperti cabai rawit merah dan cabai merah dari harga awal Rp 40 Ribu menjadi Rp 80 Ribu per kilogramnya. Disusul dengan harga cabai keriting merah dari harga awal Rp 30 Ribu menjadi Rp 60 Ribu per kilogramnya.

"Yang paling tinggi itu kenaikan pada harga cabai sampai 80 Ribu per kilo, yang lainnya enggak terlalu mahal", ujar Barli pedagang sayuran saat di konfirmasi di kios dagangannya di Pasar Rebo kepada detikcom, Kamis (16/01/2020).

Selain cabai, kenaikan harga juga terjadi pada harga wortel impor dari harga Rp 20 Ribu menjadi Rp 28 Ribu, harga bawang putih dari harga Rp 30 Ribu menjadi Rp 35 Ribu per kilogram, harga bawang merah Rp 24 Ribu menjadi Rp 40 Ribu per kilogram, bawang daun dari Rp 12 Ribu menjadi Rp 18 Ribu per kilogram, tomat dari harga Rp 8 Ribu menjadi Rp 12 Ribu dan kentang dari harga Rp 13 Ribu menjadi Rp 16 Ribu per kilogram.
Diduga Cuaca Buruk, Harga Cabai Rawit di Purwakarta Rp 80 Ribu per KgFoto: Dian Firmansyah

Menurut pedagang, kenaikan ini sudah terjadi sejak pergantian tahun 2019 menjadi 2020. Pedagang menduga kenaikan terjadi akibat cuaca buruk yang merendam areal pertanian hingga menyebabkan hasil tanam berkurang.

"Dari Tahun baru kemarin sampai sekarang belum turun, penyebabnya karena cuaca buruk, ya pedagang sedikit berkurang karena harganya tinggi," ujar Barli.

Sementara itu salah satu pembeli mengaku mahalnya harga sayur mayur kondisi ini menguras jumlah uang belanja. Ya keberatan lah, sekarang ini aja bawang awalnya 6 ribu (per seperempat) sekarang 10 ribu. Pengennya murah aja seperti biasa," Ungkap Siti saat memilah-milah Bawang Merah Kios Pedagang di Pasar Rebo. (ern/ern)