ITB Anugerahi Menteri Basuki Gelar Doktor Kehormatan

Mukhlis Dinillah - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 12:30 WIB
Foto: Menteri Basuki Hadimuljono dan Rektor ITB Kadarsah Suryadi (Mukhlis Dinillah/detikcom)
Bandung - Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan gelar Doktor Kehormatan untuk Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Ia dinilai punya peran penting dalam bidang pengembangan, pembangunan dan pengelolaan sumber daya air serta infrastruktur tahan gempa.

Pemberian gelar Doktor Kehormatan tersebut diberikan Rektor ITB Kadarsah Suryadi pada sidang terbuka di Aula Barat, Kampus ITB, Jalan Ganesa, Kota Bandung, Kamis (16/1/2020).


Ketua Tim Promotor Indratmo Soekarno mengatakan Basuki memiliki peranan sangat penting dalam bidang infrastruktur sumber daya air dan infrastruktur tahan gempa. Bahkan, ia berhasil menyelesaikan berbagai pembangunan infrastruktur yang sangat kompleks di dalam pelaksanaannya.

"Pembangunan infrastruktur ini selain meningkatkan pemerataan pembangunan dan mengurangi disparitas antar wilayah juga untuk meningkatkan perekonomian dan penciptaan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing bangsa," ungkap dia.

Dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan tinggi, Basuki juga membangun infrastruktur di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk di kampus ITB Jatinangor.

Berdasarkan prestasi serta kontribusinya dalam bidang pembangunan, pengembangan dan pengelolaan infrastruktur, Tim Promotor meyakini Basuki telah menghasilkan karya nyata, yang hasilnya telah dirasakan dalam peningkatan kesejahteraan bangsa Indonesia.

"Oleh karena itu, Tim Promotor berkesimpulan dan berkeyakinan bahwa Basuki Hadimuljono, telah memenuhi ketentuan Senat Akademik ITB untuk menerima penghargaan gelar Doktor Kehormatan," ujar Indratmo.


Sementara itu, Rektor ITB Kadarsah Suryadi menambahkan, penganugerahan ini juga dilaksanakan bertepatan dengan 100 tahun ITB sebagai institusi Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia.

"Saya berharap penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan seperti yang diberikan kepada pak Basuki Hadimuljono ini dapat dijadikan contoh untuk generasi penerus, untuk menjadi pekerja yang profesional, birokrat yang ulet dan berdedikasi tinggi, maupun sebagai organisator yang tangguh sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan bangsa," pungkasnya.

Pada Sidang Terbuka Pemberian Gelar Kehormatan ITB tersebut, Basuki Hadimuljono akan menyampaikan orasi ilmiahnya dengan judul 'Mengejar Ketertinggalan Infrastruktur Sumber Daya Air, Meningkatkan Daya Saing Bangsa'.

Acara tersebut juga turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat. Seperti Wapres ke 10 dan 12 Jusuf Kalla, Menteri Perhubungan Budi Karya, Meteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PMK Muhajir Arifin dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (mud/mso)