Pemkot Bandung Akan Jadikan Kawasan Braga Mirip Malioboro

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 15:08 WIB
Foto: Reta Amaliyah Shafitri/detikcom
Foto: Reta Amaliyah Shafitri/detikcom
Bandung - Pemerintah Kota Bandung berencana membuat destinasi wisata heritage di kawasan Braga, sehingga kawasan itu tak lagi boleh dipakai parkir kendaraan.

"Insyaallah kita minta dikaji. Mudah-mudahan itu (Braga) kita bisa jadi destinasi wisata kota tua, sekalian kita siapkan kontennya di situ," ucap Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Rabu (15/1/2020).

Yana mengatakan, guna menjadikan Braga sebagai area wisata heritage, pihaknya berencana memindahkan lokasi parkir tepi jalan yang biasanya digunakan oleh kendaraan umum. Pihaknya tengah mengkaji lokasi mana yang cocok untuk dijadikan tempat penampungan parkir.

"Sebetulnya di sekitar situ cukup banyak ya. Ada Braga City Walk, ada Bank BRI. Untuk mesin parkirnya, nanti hasil kajian dipindahkan ke tempat potensial lainnya," tutur Yana.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bandung Ricky Gustiadi menambahkan sterilisasi area parkir di kawasan Braga ini untuk menjadikan kawasan Braga sebagai destinasi wisata baru di Bandung.

"Jadi kan kalau Braga jelas, kebijakan kepala daerah membuat ikon baru walking space, ada ruang heritage yang diunggulkan wisata baru," kata Ricky di tempat yang sama.

Ricky menambahkan konsep tersebut hampir menyerupai kawasan Malioboro di Yogyakarta. Malioboro merupakan destinasi wisata heritage dengan meminimalkan parkir di sepanjang jalan.

"Ya (seperti Malioboro). Artinya, kendaraan hanya melintas, kendaraan bermotor bisa melintas," kata dia.

Terkait lokasi pemindahan parkir, Ricky mengatakan pihaknya masih melakukan kajian bersama forum lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) Kota Bandung. Pihaknya belum memutuskan lokasi-lokasi parkir bila nantinya Braga dijadikan destinasi wisata.

"Kami dengan jajaran forum LLAJ akan mengkaji untuk mengosongkan lokasi parkir tepi jalan sehingga kami koordinasi dengan forum LLAJ dan kemudian akan persiapkan kajian lokasi penampungan pemindahan dari mulai mesin parkir, jukir dan lokasi parkir," katanya.

Ricky mengakui dengan disterilisasikannya area parkir di kawasan Braga akan mengurangi pendapatan daerah Kota Bandung. Dia mengungkapkan pendapatan yang hilang bisa mencapai Rp 2-2,5 juta per harinya.

"Plus-minusnya nanti dilihat dari hasil kajian," kata Ricky.



Simak juga video Pemkot Bandung Luncurkan BEAS, Permudah Warga Cari Ambulans:

[Gambas:Video 20detik]



(dir/ern)