Round-up

Aksi Brutal Geng Motor di Cirebon yang Dimulai Dari Jagat Maya

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 09:45 WIB
Tujuh pelaku yang mayoritas di bawah umur diamankan/Foto: Sudirman Wamad
Cirebon - Aksi brutal geng Remaja Penggung Untuk Santai (RPUS) Kota Cirebon berujung maut. Nyawa dua pemuda melayang yakni Anenta Bentar Ramadhan (22) dan Asmail Sevani (15). Kedua korban tergabung dalam Cirebon Gengster.

Anenta dan Asmail mendapatkan luka bacokan saat ikut tawuran melawa RPUS di Jalan Katiasa Kota Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (5/1/2020) kemarin. Anenta, pemuda asal Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon itu tewas setelah dibacok anggota RPUS di punggung serta bagian tubuh lain. Anenta meregang nyawa di lokasi kejadian.

Sementara itu, Asmail sempat kritis. Tak jauh beda dengan Anenta. Asmail juga mendapatkan luka bacok dan benturan benda tumpul. Kurang dari 24 jam saat dirawat, remaja asal Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon itu meregang nyawa. Tepatnya pada Minggu malam.

Siapa sangka, media sosial (medsos) atau jagat maya adalah gerbang yang menghantar nyawa kedua korban melayang. Tawuran antara geng RPUS dengan Cirebon Gengster itu rupanya telah diatur. Kedua geng ini saling menantang untuk tawuran melalui jagat maya. RPUS menuding Cirebon Gengster yang menantangnya.

Jalan Katiasa disepakati menjadi medan pertempuran antar kedua geng. Waktunya dini hari. Lokasi pertempuran itu tak jauh dari markas geng RPUS. Cirebon Gengster datang ke medan pertempuran menggunakan sekitar 20 motor.

"Kedua kelompok ini saling tantang di medsos. Kodenya pakai 'Q', itu ajakan untuk menantang. Kemuian ditanggapi," kata Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy saat pers rilis di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran Kota Cirebon Jawa Barat, Senin (6/1/2020).
Selanjutnya
Halaman
1 2 3