Heboh Video Banjir Bandang di Cianjur, Polisi-BPBD: Informasi Hoaks

Ismet Selamet - detikNews
Sabtu, 04 Jan 2020 18:48 WIB
Beredar video banjir bandang yang menyebutkan bahwa kejadiannya di kawasan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Ismet Selamet/detikcom)
Cianjur - Beredar pesan berantai berupa video melalui WhatsApp yang menunjukkan bencana banjir bandang. Disebutkan dalam video, bencana itu terjadi di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Bahkan dalam beberapa kiriman berisi keterangan jika bencana banjir bandang yang merusak jembatan dan rumah itu terjadi pada Sabtu (4/1/2020) pagi.

"Cipanas Puncak, baru saja terjadi, sekitar pukul 10.25 Wib," begitu yang tertulis dalam keterangan pesan video yang diteruskan tersebut.

Rata-rata pesan tersebut disebarkan kembali secara personal dan grup WhatsApp milik warga Cianjur. BPBD Kabupaten Cianjur memastikan informasi tersebut tidak benar.


Sekretaris BPBD Cianjur Irfan Sofyan sudah mengecek pada relawan tangguh bencana (Retana) di Kecamatan Cipanas dan sekitarnya. "Sudah dicek, tidak ada bencana banjir bandang ataupun longsor hari ini di Cipanas. Informasi itu tidak benar," ujar Irfan saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (4/1/2020).

Paur Subbag Humas Polres Cianjur Ipda Budi Setiayuda menegaskan video yang beredar dan menyebutkan bencana itu terjadi di Cianjur merupakan informasi bohong. Menurutnya, video itu merupakan bencana yang terjadi di Lebak Banten pada 1 Januari 2020

"Itu informasi hoaks. Bukan di Cipanas Cianjur, melainkan di Lebak Banten. Untuk waktunya kapan itu terjadi masih kami dalami, informasi sementara itu katanya terjadi pada 2020, tapi ada juga yang menyebutkan pada 2014. Pastinya masih kami dalami," tuturnya.

Selain itu, polisi tengah mencari penyebar informasi hoaks yang membuat warga Cianjur sempat resah. "Kami sedang dari penyebar pertamanya," ucap Budi.

Tonton juga 'Cara Pintar Berbagi Konten di Media Sosial':

[Gambas:Video 20detik]



Polisi berharap warga lebih selektif dan mencari kebenaran dari sebuah informasi sebelum membagikan ulang kepada orang lain. (bbn/bbn)