Pengungsi Terdampak Banjir Padalarang Mulai Terserang Penyakit

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 02 Jan 2020 17:01 WIB
Warga memeriksakan keluhannya kepada petugas medis. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Warga terdampak banjir di Kompleks Cimareme Indah, Desa Margajaya, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, mulai terserang penyakit. Sebab, 232 warga yang mengungsi sejak malam pergantian tahun baru 2020 itu mulai mengeluhkan berbagai macam penyakit.

Baur Kesehatan Polres Cimahi Desiana Sofyan menjelaskan pihaknya sudah memberikan penanganan bagi warga yang mulai terserang penyakit akibat banjir bandang yang menerjang. "Untuk kontak fisik dengan banjir itu rawan gatal-gatal karena airnya kotor. Kita juga sudah memeriksa kesehatan warga yang mengeluhkan flu, pusing, dan hipertensi karena ketegangan," ujar Desi saat ditemui di lokasi pengungsian, Kamis (2/1/2020).


Menurut dia, rata-rata warga mengeluhkan nyeri badan, flu, pusing dan gatal-gatal. "Rata-rata warga juga mengalami kelelahan akut karena bersih-bersih seharian. Belum lagi mereka kurang tidur dan pola makan tidak terjaga. Makanya kita sediakan vitamin dan obat lambung," tutur Desi.

Personel Polres Cimahi memberikan trauma healing bagi anak-anak dan lansia yang terdampak banjir. Hal itu dilakukan untuk memulihkan kondisi psikis mereka.

"Trauma healing kita fasilitasi untuk anak dan lansia. Untuk anak kita ajak bermain game dan kita berikan hadiah juga. Untuk lansia kita tenangkan agar tidak memicu hipertensi lebih parah lagi. Kita berikan vitamin dam cek tensi secara rutin," ucap Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki.


Ani Hartati (41), salah seorang warga yang mengungsi, mengaku pegal-pegal dan pembengkakan di kaki karena cuaca dingin. Selain itu, dia merasakan pusing sejak hari pertama mengungsi.

"Iya mulai sakit, mungkin karena kedinginan. Soalnya sejak pagi kan langsung beres-beres rumah. Kalau mertua malah sampai dirawat di RS Dustira kemarin. Mungkin kedinginan dan stres juga," kata Ani. (bbn/bbn)