Sudah Jadi! 'Pojok Dilan' yang Tuai Kontroversi di Taman Saparua

Mochamad Solehudin - detikNews
Selasa, 31 Des 2019 15:31 WIB
Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Selain Taman Gedung Sate dan Gedung Pakuan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil juga secara simbolis meresmikan Taman Saparua. Taman itu ditata agar menambah kenyamanan warga dalam beraktifitas.

Penataan Taman Saparua sempat menjadi kontroversi. Pasalnya di lokasi tersebut akan dibangun juga Pojok Dilan sebagai bentuk penghargaan kesuksesan film Dilan. Hadirnya Pojok Dilan itu mendapat kritikan dari berbagai pihak karena dianggap kurang tepat.

Dengan adanya berbagai kritikan, ternyata Pemprov Jabar mengganti Pojok Dilan menjadi Pojok Literasi. Saat detikcom mengunjungi Taman Saparua juga tidak terlihat ada sudut yang menjadi monumen khusus untuk tokoh fiktif tersebut. Yang ada hanya tulisan 'Pojok Literasi' di tembok pembatas.
Sudah Jadi! 'Pojok Dilan' yang Tuai Kontroversi di Taman SaparuaFoto: Mochamad Solehudin

Selain itu, penataan juga dilakukan kepada para PKL yang ada di sekitar Saparua. Para pedagang kini mendapat ruang dagang khusus sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menegaskan tidak ada Pojok Dilan di area Taman Saparua. Pihaknya mengaku mendengar aspirasi masyarakat dan memutuskan untuk mengganti penamaannya.

"Pojok literasi sudah beres. Namanya Taman Literasi saja sesuai aspirasi masyarakat. Da memang dari dulu juga tujuannya buat sudut literasi, cuma kalau namanya punya dinamika kita menyesuaikan," ujarnya di Gedung Sate, Selasa (31/12/2019).

Untuk diketahui, revitalisasi taman Gedung Pakuan dan Taman Saparua dilakukan secara bersamaan Taman Gedung Sate. Pemprov menggelontorkan anggaran sebesar Rp32 miliar untuk menata tiga taman tersebut.

(mso/ern)